Perawat RS Prasetya Bunda Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Maut di Rancabango Tasikmalaya

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Senin, 6 April 2026 | 14:04 WIB
Petugas kepolisian mengevakuasi korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang melibatkan satu buah sepeda motor dengan kendaraan elf di Jalan Ir. H. Djuanda, Perempatan Rancabango, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (06/04/2026). (Dok. AMS)
Petugas kepolisian mengevakuasi korban Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang melibatkan satu buah sepeda motor dengan kendaraan elf di Jalan Ir. H. Djuanda, Perempatan Rancabango, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (06/04/2026). (Dok. AMS)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) yang melibatkan satu buah sepeda motor dengan kendaraan elf terjadi di Jalan Ir. H. Djuanda, Perempatan Rancabango, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (06/04/2026).

Dalam insiden tersebut, seorang pengendara motor meninggal di tempat dan seorang lagi mengalami luka parah hingga dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan.

Korban meninggal dunia bernama Sarah Sakinah (25), warga Kampung Banjaran, Kecamatan Cibalong, Kota Tasikmalaya. Sedangkan satu orang korban lainnya hingga berita ini diturunkan belum diketahui identitasnya.

Baca Juga: Dua Minggu Pasca Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasaran Mulai Berangsur Turun Namun Belum ke Harga Normal

Sedeng, salah seorang saksi mata, mengatakan korban berboncengan datang dari arah Garut menuju pul Budiman dengan kecepatan tinggi.

Di saat bersamaan, di TKP terdapat kendaraan elf yang putar balik sehingga tabrakan pun terjadi. Hal ini mengakibatkan kedua pengendara sepeda motor terpental beberapa meter dari titik kejadian.

"Ya, sepeda motor datang dari arah Garut menuju perempatan Jati sekitar pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba ada elf yang mutar balik karena di sini memang biasa tempat pemutaran elf. Kayanya pengendara motor tidak mengetahui akan ada elf yang mutar balik hingga tabrakan terjadi," katanya.

Baca Juga: Tanpa Bantuan Jabar, Anggaran Kota Tasikmalaya Menyusut Jadi Rp1,4 Triliun

Sementara itu, Egi (23), adik ipar korban, mengatakan kakaknya itu hendak menjemput ayahnya di pul Budiman dengan dibonceng oleh temannya.

"Ya, mau menjemput ayah saya. Kakak saya itu kan kerjanya perawat di Rumah Sakit Prasetya Bunda, yang selama ini mengontrak di Jalan Rumah Sakit Kota Tasik," katanya.

Roni (63), ayah korban, hanya bisa tertunduk lesu melihat jasad anak perempuannya yang sudah tidak bernyawa tersebut. Setelah olah TKP, atas permintaan ayah korban, jenazah langsung dibawa oleh pihak kepolisian ke kediaman korban untuk pemulasaraan lebih lanjut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X