16 Tahun Tak Dialiri Air, Wakil Bupati Tasikmalaya Targetkan Distribusi Air Irigasi Ciremajaya Segera Mengalir

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 28 April 2026 | 21:17 WIB
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi (berbaju putih) cek Saluran Irigasi Ciremajaya guna pastikan distribusi air segera sampai ke sawah petani Tanjungjaya, Selasa, 28 April 2026. (Dok. Prokopim)
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi (berbaju putih) cek Saluran Irigasi Ciremajaya guna pastikan distribusi air segera sampai ke sawah petani Tanjungjaya, Selasa, 28 April 2026. (Dok. Prokopim)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Harapan baru mulai tumbuh bagi para petani di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, setelah sekian lama bergelut dengan ketidakpastian pengairan.

Fokus utama kini tertuju pada optimalisasi infrastruktur pengairan yang selama belasan tahun belum memberikan manfaat nyata bagi produktivitas lahan persawahan di wilayah Kecamatan Tanjungjaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al Ayubi, S.P., M.I.P., melakukan langkah progresif dengan meninjau langsung kondisi Saluran Irigasi Ciremajaya, di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: 15 Tahun, Bank Artha Galunggung Mampu Menjadi BUMD Penyumbang PAD Terbesar di Kabupaten Tasikmalaya

Peninjauan ini menjadi sangat krusial mengingat fakta di lapangan menunjukkan bahwa infrastruktur irigasi ini sebenarnya sudah lama berdiri kokoh, namun sekitar 16 tahun belum dialiri air sama sekali.

Kondisi "mati suri" ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar investasi pembangunan masa lalu tidak menjadi sia-sia.

Pemerintah menyadari bahwa kelancaran distribusi air adalah faktor penentu kesejahteraan masyarakat agraris. Tanpa adanya aliran yang masuk ke petak-petak sawah, potensi lahan yang ada tidak akan pernah mencapai hasil maksimal.

Baca Juga: Gedong Cai Gunung Kokosan Jadi Rebutan, Pimpinan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Saling Klaim Wilayah

"Air dari irigasi ini adalah urat nadi bagi ratusan hektar sawah petani kita di Tanjungjaya. Tanpa aliran air yang pasti, produktivitas pertanian kita akan terus terhambat," tegas Asep saat memantau struktur bangunan Saluran Irigasi Ciremajaya, Selasa, 28 April 2026.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memetakan kendala teknis yang menyumbat aliran selama belasan tahun tersebut.

Langkah percepatan perbaikan kini tengah disusun agar distribusi air bisa menjangkau titik terjauh persawahan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan sinkronisasi data dan koordinasi lintas sektor guna menyelesaikan hambatan yang ada.

Baca Juga: Tatap PEPARDA VII 2026, Bupati Cecep Nurul Yakin Bakar Semangat Atlet NPCI Kabupaten Tasikmalaya Bidik Juara Umum

"Semoga hal ini bisa kita tuntaskan segera agar petani di Tanjungjaya bisa kembali bertani dengan tenang," tambah Wakil Bupati Tasikmalaya penuh harap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X