Pesantren Pilar Sejarah Bangsa, FPP Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Rabu, 6 Mei 2026 | 15:16 WIB
Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP, dalam Pelantikan dan Musyawarah Kerja FPP Kabupaten Tasikmalaya masa khidmat 2025–2030 yang digelar di Aula Pendopo Baru, Singaparna, Senin (4/5/2026). (Dok. Dishubkominfo)
Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP, dalam Pelantikan dan Musyawarah Kerja FPP Kabupaten Tasikmalaya masa khidmat 2025–2030 yang digelar di Aula Pendopo Baru, Singaparna, Senin (4/5/2026). (Dok. Dishubkominfo)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Peran pondok pesantren sebagai bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah bangsa kembali ditegaskan dalam Pelantikan dan Musyawarah Kerja Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Tasikmalaya masa khidmat 2025–2030 yang digelar di Aula Pendopo Baru, Singaparna, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP, ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan posisi pesantren sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berperan dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam membentuk karakter bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan modern.

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa pesantren memiliki akar historis yang kuat dalam membangun fondasi moral dan sosial masyarakat Indonesia. Menurutnya, kontribusi pesantren tidak hanya terbatas pada pendidikan agama, melainkan juga dalam menjaga identitas budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

Baca Juga: Bupati Cecep Nurul Yakin Lantik 36 PNS Kabupaten Tasikmalaya, Ini Pesan Penting Soal Kinerja bagi Abdi Masyarakat

“Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya merupakan kekuatan utama dalam merawat nilai keislaman, budaya, dan tradisi lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam lintasan sejarah bangsa, pesantren telah melahirkan tokoh-tokoh penting serta menjadi basis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan. Peran tersebut kini bertransformasi menjadi kekuatan pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak.

“Kontribusi pesantren dalam sejarah bangsa sangat besar, terutama dalam membentuk karakter masyarakat yang berintegritas dan religius,” kata Cecep.

Baca Juga: Perkuat Sektor Perbankan, Tiga Bank Milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Bakal Lakukan Merger

Lebih lanjut, Bupati berharap Musyawarah Kerja FPP tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, melainkan mampu melahirkan gagasan strategis untuk menjawab tantangan zaman. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan pesantren agar tetap relevan di tengah dinamika sosial dan kemajuan teknologi.

“Forum ini diharapkan mampu merumuskan langkah konkret untuk memperkuat eksistensi pesantren, sekaligus mendorong peran aktifnya dalam pembangunan daerah yang religius, maju, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Pelantikan pengurus FPP ini juga menjadi simbol penguatan jaringan antar pesantren di Kabupaten Tasikmalaya. Sinergi antar lembaga diharapkan dapat memperluas kontribusi pesantren, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga: Hardiknas 2026 di Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Dorong Generasi Desa Bangkit Lewat Program SADESSA

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, perwakilan Kementerian Agama, tokoh organisasi keagamaan seperti MUI, DMI, FKDT, BKPRMI, serta para pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X