Gaspol Sekolah Rakyat, Bupati Cecep Siapkan Lahan 7,5 Hektare di Pancatengah

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 14 Mei 2026 | 19:32 WIB
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (Instagram/pemkabtasik)
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin (Instagram/pemkabtasik)

 

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di wilayah Kecamatan Pancatengah. Program pendidikan berasrama gratis yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial itu kini memasuki tahap percepatan pengadaan lahan.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin terlambat dalam merespons program strategis nasional, khususnya di sektor pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

“Yang jelas untuk program pemerintah pusat itu buat saya akan direspons cepat, seperti Sekolah Rakyat yang sekarang sedang dimatangkan,” kata Cecep.

Baca Juga: Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya: Korban Tenggelam di Sungai Ciwulan Masih Dalam Pencarian

Saat ini, progres pembangunan awal telah memasuki tahap land clearing atau pembukaan lahan. Proses tersebut meliputi pembersihan area konstruksi dari vegetasi, semak, tunggul pohon hingga material penghalang lain agar lahan siap digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Di atas lahan seluas 7,5 hektare itu nantinya akan dibangun fasilitas pendidikan lengkap mulai jenjang SD, SMP hingga SMA. Seluruh konsep pendidikan dirancang berbasis boarding school atau sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. Selain menyediakan akses pendidikan gratis, siswa juga akan mendapatkan fasilitas tempat tinggal, makan hingga layanan kesehatan yang seluruhnya ditanggung negara.

Baca Juga: Rachmat Amir Sudyana Soroti Lemahnya Fondasi Ekonomi Kabupaten Tasikmalaya

Bupati Cecep menyebut, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi harapan baru untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di sejumlah wilayah.

“Kesiapan lahan sudah ada, tinggal tahapan selanjutnya sebagai dasar laporan ke pemerintah pusat,” ujarnya, Selasa (14/5/2026).

Tidak hanya fokus pada Sekolah Rakyat, Pemkab Tasikmalaya juga tengah mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di kawasan yang sama.

Baca Juga: Pesantren Pilar Sejarah Bangsa, FPP Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan

“Sekarang juga di Pancatengah sedang mengusulkan ke Kemendikdasmen yakni Sekolah Nasional Terintegrasi. Tapi masih dalam proses. Tentu kami berharap mudah-mudahan ini segera terkabul,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X