Aksi Berani Murid SMP Adang Pemotor di Trotoar demi Hak Pejalan Kaki Viral, Warganet Puji Sindiran Kerasnya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 20 Mei 2026 | 07:48 WIB
Momen viral saat sejumlah murid SMP adang pemotor di trotoar demi mempertahankan hak pejalan kaki dari para pelanggar lalu lintas jalanan. (TikTok/mgrrmp)
Momen viral saat sejumlah murid SMP adang pemotor di trotoar demi mempertahankan hak pejalan kaki dari para pelanggar lalu lintas jalanan. (TikTok/mgrrmp)

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soroti Penataan Lingkungan Usai Rampungkan Kirab Budaya Mahkota Binokasih

“Ini banyak banget motor, ini gue lewatnya gimana? Lu pada lewat trotoar, hak lu apaan? Ini kalau gue jatuh, terus masuk got mau pada tanggung jawab?” teriaknya lantang sambil melawan arus para pemotor di depannya.

Ia juga menambahkan peringatan tegas kepada para pelanggar agar segera mengosongkan jalur pejalan kaki tersebut.

“Nggak boleh lewat trotoar, turun-turun. Ini gue rekamin ya,” lanjutnya.

Bahkan dalam metode yang lebih ekstrem, remaja tersebut sempat nekat merebahkan badannya di atas lantai pembatas jalan agar kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.

Baca Juga: Cetak Tenaga Kesehatan Berkualitas, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan

Peristiwa yang akhirnya viral dan ditonton jutaan kali ini kembali terulang ketika sekelompok murid SMP adang pemotor yang kedapatan menaiki fasilitas pejalan kaki tersebut.

Dengan posisi berbaris rapat, empat siswa memblokade jalan setapak agar kendaraan roda dua terpaksa kembali ke jalur aspal yang seharusnya.

Sambil mengabadikan momen pelanggaran hukum tersebut, kalimat-kalimat sindiran bernada tajam pun meluncur dari para siswa sebagai bentuk sanksi sosial spontan terhadap pengendara yang tidak taat aturan.

“Turun-turun,” ucap salah satu murid dalam video tersebut.

Kekesalan para remaja ini semakin memuncak melihat minimnya kesadaran hukum dari para pengendara dewasa yang melintas di atas trotoar.

“Kampung-kampung, nih orangnya kampung, kampung nggak pernah ke Jakarta. SDM rendah,” ucap perekam video.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X