Persiapan Sensus Ekonomi 2026, BPS Banten Rangkul Fekraf Banten Guna Perkuat Data Ekonomi Kreatif Daerah yang Akurat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 21 Mei 2026 | 20:44 WIB
Langkah awal menuju Sensus Ekonomi 2026, BPS Banten jalin kemitraan strategis dengan Fekraf Banten untuk memetakan data ekonomi kreatif yang mutakhir. (Dok. Promedia)
Langkah awal menuju Sensus Ekonomi 2026, BPS Banten jalin kemitraan strategis dengan Fekraf Banten untuk memetakan data ekonomi kreatif yang mutakhir. (Dok. Promedia)

 

BANTEN, Mediapriangan.com - Arah kebijakan pembangunan industri kreatif di wilayah barat Pulau Jawa kini memasuki babak baru dengan menitikberatkan pada validitas angka statistik.

Sebuah gerakan sinkronisasi program mulai dirancang oleh otoritas pencatatan sipil dan ekonomi guna memastikan seluruh potensi industri berbasis ide dan budaya dapat terpetakan dengan sempurna.

Dalam sebuah pertemuan koordinasi yang digelar di Kedai Umakite, Kota Serang, pada Senin 18 Mei 2026, dilakukan peletakan batu pertama untuk menyatukan visi operasional lapangan.

Momentum ini diproyeksikan mampu menjembatani jarak kepentingan antara birokrasi penyedia angka makro dengan realitas para pelaku industri di akar rumput.

Baca Juga: Resahkan Warga, Polisi Tegaskan Pistol di Video Tawuran Magelang Hanya Mainan

Penguatan basis data ekonomi kreatif ini dipandang mendesak mengingat kontribusi sektor non-komoditas yang terus melonjak secara signifikan dalam struktur finansial daerah.

Agenda strategis ini dirancang sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang hajat besar pencatatan nasional, yakni Sensus Ekonomi 2026.

Pihak otoritas menegaskan bahwa struktur perumusan stimulus keuangan bagi para pelaku usaha tidak akan tepat sasaran tanpa adanya informasi numerik yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Baca Juga: Sidak Diky Chandra: Harga Hewan Kurban di Kota Tasikmalaya Naik Hingga 20 Persen, Kesehatan Fisik Dipastikan Aman

Kepala BPS Banten, Dr. Yusniar Juliana, SST., MIDEC, memberikan penekanan khusus mengenai urgensi ketersediaan instrumen statistik yang mumpuni dalam pertemuan tersebut.

“Data statistik yang baik menjadi pondasi dalam merumuskan kebijakan dan mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan,” ujarnya.

Di sisi lain, perwakilan jejaring komunitas kreatif menyoroti pentingnya pembacaan indikator pasar secara real-time untuk meningkatkan posisi tawar para pengusaha lokal di tingkat nasional.

Baca Juga: Bocoran Film Terbaru Children of Heaven Versi Indonesia, Simak Sinopsis Lengkap, Detail Film dan Daftar Pemerannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X