Baca Juga: Wisata Kuliner Garut yang Lagi Hits, Resto Lumbung Padi Tawarkan Kuliner Sunda dan Wahana Keluarga
Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah pemanfaatan AI untuk pembuatan buku cerita anak. Melalui teknologi tersebut, guru dapat memperoleh bantuan dalam menyusun ide cerita, mengembangkan alur narasi, membuat karakter, hingga menghasilkan ilustrasi pendukung yang menarik.
Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penggunaan berbagai aplikasi AI sehingga mampu memahami penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para guru aktif berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dan peluang penggunaan teknologi dalam pembelajaran anak usia dini.
Selain aspek teknis, pelatihan juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab, sehingga teknologi dapat menjadi alat bantu yang mendukung kreativitas guru tanpa menghilangkan peran penting pendidik dalam proses pembelajaran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPI Kampus Tasikmalaya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Komunitas Ngejah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Garut Selatan dan Tasikmalaya Selatan.
Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan semakin siap menghadapi era digital dan mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, serta sesuai dengan kebutuhan generasi masa depan.
"AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi alat yang dapat membantu guru bekerja lebih kreatif, efektif, dan produktif dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak," menjadi pesan utama yang mengemuka sepanjang pelatihan tersebut.
Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya berbagai inovasi pendidikan berbasis teknologi di daerah. (Ruli Lesmana).***
Artikel Terkait
IAIT Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Tasikmalaya, Targetkan Perkuat Daya Saing Lulusan
Lulusan Go Internasional, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Perkuat Daya Saing Global di Usia ke-25
Sebanyak 420 Siswa SMAN 1 Tasikmalaya Resmi di Lepas, 80 Siswa Tembus PTN dan 21 Masuk UGM!
Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Kota Tasikmalaya Dilarang Selebrasi Berlebihan dan Konvoi di Jalanan
SMAN I Singaparna Jadi Sekolah Maung, Kawah Candradimuka Pelajar Berprestasi
Cetak Tenaga Kesehatan Berkualitas, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Wisuda 272 Lulusan
Buka Kuota 384 Kursi, Sekolah MAUNG SMAN 1 Singaparna Targetkan Penjaringan Siswa Unggul
Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Tasikmalaya, Soroti Ribuan Ruang Kelas Rusak