Ia menegaskan bahwa wayang kulit bukan hanya hiburan semata, melainkan sarana refleksi yang mengandung banyak nilai kehidupan dan keteladanan.
Di sela acara, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan turut menghibur penonton dengan membawakan lagu Nyidam Sari. Penampilannya disambut antusias masyarakat yang memenuhi area Taman Blambangan.
Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya bangsa sebagai bagian dari identitas nasional.
"Yang bisa saya samapikan malam ini, polisi tidak akan bisa bekerja memberikan jaminan keamanan tanpa masyarakat bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri," pesannya.***
Artikel Terkait
Dugaan IUP OP Tumpang Pitu Banyuwangi Disorot, Azwar Anas Disebut Terkait, Pegiat Minta KPK Telusuri Aktor
Pelantikan PCNU Banyuwangi Digelar Besok, SK Turun Mendadak dan Langsung Tancap Gas Persiapan
Pelantikan PCNU Banyuwangi 2026-2031 Khidmat, Ahmad Turmudi Tegaskan Kolaborasi dengan Pemerintah
Sukses Urai Kemacetan Horor di Pelabuhan Ketapang, Aksi Humanis Polresta Banyuwangi Banjir Apresiasi
Gas Oplosan Rugikan Negara Ratusan Juta, Polresta Banyuwangi Sergap Empat Mafia LPG Subsidi
HUT ke 80 Bhayangkara di Banyuwangi Hadirkan Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ki Bayu Aji Jadi Dalang Utama