"Alhamdulillah, anak saya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Selama mengikuti prosesnya, kami dapat memantau hasil seleksi secara berkala dan semuanya berjalan lancar. Semoga anak kami dapat belajar dengan semangat serta meraih prestasi di sekolah pilihannya," ungkapnya.
Rasa syukur serupa juga dirasakan oleh Nayla Dwi Alifah. Setelah melalui masa penantian hasil seleksi, ia akhirnya dinyatakan terpetakan di sekolah yang menjadi pilihannya sejak awal.
"Aku bersyukur banget bisa terpetakan di sekolah yang aku pilih. Awalnya sempat khawatir saat menunggu hasil seleksi, tapi akhirnya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung. Alhamdulillah, aku siap belajar lebih giat belajar di sekolah pilihanku," ujarnya penuh semangat.
Disdik Jabar berharap pelaksanaan SPMB Tahap 2 dapat menjadi solusi bagi calon murid yang belum terpetakan pada tahap pertama. Dengan dukungan sekolah negeri maupun swasta, pemerintah berupaya memastikan seluruh anak usia sekolah di Jawa Barat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai jenjang yang dituju.
Melalui pelaksanaan SPMB Tahap 1 dan SPMB Tahap 2, Disdik Jabar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan sistem penerimaan yang transparan, adil, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon murid di Jawa Barat.***
Artikel Terkait
SPMB SMA Kini Pakai Sistem Rayon, Bebas Daftar Sekolah Lintas Provinsi Tanpa Terjebak Zonasi Lagi! Begini Penjelasannya
Skandal Jual Beli Kursi SPMB 2025 di Bandung Dibongkar, Diduga Capai Rp8 Juta per Siswa, Ini Kata Wali Kota Farhan
KPK Soroti SPMB 2025, Temukan Potensi Suap, Gratifikasi hingga Pemalsuan Dokumen dalam Proses Penerimaan Siswa Baru
Wamendikdasmen Soroti Dugaan Jual-Beli Kursi SPMB Bandung 2025, Minta Hentikan Titipan Anak Pejabat di Sekolah
Viral Memo Titip Siswa SPMB SMA, Wakil Ketua DPRD Banten Akui Tanda Tangan, 'Saya Tidak Tahu Soal Stempel'
Disdik Ciamis Jamin Keadilan Akses Pendidikan Lewat SPMB 2026 dan Penandatanganan Pakta Integritas di SMPN 1