CILACAP, Mediapriangan.com - Temuan ratusan titik SPPG fiktif di Kabupaten Cilacap menjadi perhatian pemerintah daerah setelah proses verifikasi lapangan menemukan sejumlah lokasi yang tidak sesuai dengan data pendaftaran.
Meski demikian, pelaksanaan MBG atau Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut dipastikan tetap berlanjut. Pemerintah memilih melakukan pembenahan administrasi dan validasi data agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Pelaksana Tugas Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa investigasi dilakukan setelah muncul ratusan usulan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar di daerah tersebut.
“Jadi, kemarin dari tim investigasi dan korwil sudah mengadakan rapat bersama. Ternyata sudah muncul sekitar lebih kurang 300 titik SPPG di Kabupaten Cilacap,” ucap Ammy kepada awak media di Alun-alun Cilacap pada Senin, 22 Juni 2026.
Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian lokasi yang terdaftar sebagai SPPG fiktif tidak memiliki bangunan maupun sarana yang dapat digunakan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
“Setelah didatangi oleh kepala SPPG yang ditunjuk BGN pusat, titik itu (100 titik SPPG) tidak ada bangunan apapun,” imbuhnya.
Baca Juga: Nanik S Deyang Pilih Bungkam soal Motor Listrik BGN, Anas Urbaningrum Ingatkan Peran Jurnalis
Temuan SPPG fiktif tersebut bahkan memunculkan kejanggalan lain. Berdasarkan hasil penelusuran, beberapa titik berada di lokasi yang tidak memungkinkan untuk operasional dapur penyedia MBG.
“(Titik SPPG) Ada yang di tengah hutan, di tengah sawah, ada di tengah kuburan. Nah, jadi isu jual beli titik kemudian titik-titik fiktif, ini yang harus kita benahi,” tambahnya.
Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah bersama Badan Gizi Nasional mengambil langkah penghentian sementara pendaftaran titik baru. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan seluruh data yang masuk telah diverifikasi secara akurat.
“Hasil rapat terakhir dengan tim investigasi, portal pendaftaran pembukaan titik SPPG ditutup. Kemudian untuk titik fiktif yang sudah teridentifikasi, dihapus lebih dulu sebelum nanti kita lanjut lagi programnya,” jelasnya.
Artikel Terkait
Mahfud MD Ungkit Pengadaan IT Rp1,2 Triliun BGN Usai Dadan Hindayana Terjerat Kasus Korupsi
Investor Dapur MBG Tagih Kejelasan Dana Rp218 M, PKS BGN dan Pengelolaan 97 Dapur Jadi Sorotan
Operasional SPPG Berhenti di Sejumlah Daerah, BGN Buka Suara soal Dana Operasional dan Program MBG
Kasus Korupsi BGN Makin Panas, Pengacara Sony Sonjaya Sebut Ada 26 Nama Terkait Izin SPPG
Koalisi MBG Watch Datangi Kantor BGN, Desak Audit Program Makan Bergizi Gratis dan Evaluasi Total
MBG Disetop untuk Sekolah Elite, Kepala BGN Ungkap Refocusing di Tengah Sorotan Titik SPPG Membengkak