Baca Juga: Sinopsis Film Tanah Runtuh dan Daftar Pemerannya, Kisah Mengharukan di Tengah Konflik Poso
Menanggapi kondisi tersebut, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menjelaskan bahwa kepadatan dipicu meningkatnya volume kendaraan sejak Minggu, 21 Juni 2026, bersamaan dengan periode libur sekolah.
Bahkan kendaraan pribadi roda empat tercatat mengalami kenaikan hingga 30 persen dibanding hari biasa.
Selain peningkatan jumlah kendaraan, faktor cuaca juga memengaruhi proses bongkar muat kapal sehingga operasional harus disesuaikan demi menjaga keselamatan pelayaran.
"Kami memahami tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah sekaligus ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kepadatan di Pelabuhan Ketapang. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa atas kondisi yang terjadi."
"ASDP bersama regulator dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja keras mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna mempercepat normalisasi layanan dan memastikan arus penyeberangan tetap berjalan optimal."***
Artikel Terkait
Kodim 0612 Tasikmalaya Bantah Penggusuran Lahan Warga, Forum Leuwikeris Minta Publik Cermati Fakta
Hajat Bumi Cariu 2026 di Ciamis Kembali Digelar, Lebih dari 100 Hasil Bumi Jadi Simbol Syukur
ACC Perkuat Literasi Keuangan di Tasikmalaya, Edukasi Pembiayaan Sehat dan Bahaya Pelanggaran Kredit
Tanah Sengketa Tayang Perdana 25 Juni 2026, Sinopsis Film Horor Misteri tentang Rahasia Kelam di Kampung Degong