Viral Pelabuhan Ketapang Macet Berjam-jam, Antrean Kendaraan di Gilimanuk Disorot, ASDP Minta Maaf

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 26 Juni 2026 | 15:53 WIB
Viral Pelabuhan Ketapang macet berjam-jam. Antrean kendaraan di Gilimanuk memanjang, ASDP minta maaf atas kepadatan. (Instagram/diahrara91)
Viral Pelabuhan Ketapang macet berjam-jam. Antrean kendaraan di Gilimanuk memanjang, ASDP minta maaf atas kepadatan. (Instagram/diahrara91)

Baca Juga: Taufik Hidayat Ditangkap, Uang Sayembara Rp250 Juta Dedi Mulyadi untuk Korban YTR

Selain itu, ia mengingatkan pengguna jasa untuk membawa bekal secukupnya karena antrean kendaraan dapat berlangsung cukup lama.

Kondisi kepadatan juga terekam di Pelabuhan Gilimanuk. Video yang diunggah akun Instagram @balisanbus memperlihatkan antrean kendaraan yang memenuhi kawasan pelabuhan.

"Terpantau situasi di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk sangat padat hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang."

Akibat kepadatan tersebut, kendaraan menumpuk di sejumlah kantong parkir sebelum dapat memasuki kapal.

Baca Juga: Pengelolaan Parkir Swasta Disorot DPRD Kota Tasikmalaya, Perwalkot 17 Tahun 2025 Jadi Sorotan

"Ini tentu mengakibatkan keterlambatan, baik dari waktu tempuh maupun pemberangkatannya."

Keluhan lain disampaikan akun Instagram @soniaasha_ yang menilai kemacetan di Pelabuhan Ketapang terus berulang setiap tahun.

"Festival tahunan Ketapang sama dengan kemacetan. Awalnya hanya setahun dua kali, menjadi 3 kali, hingga kini tidak bisa diprediksi."

Ia juga menyoroti semakin seringnya kemacetan terjadi.

"Jarak terjadinya macet dari satu waktu ke waktu lain sangat dekat."

Baca Juga: Pengelolaan Parkir Swasta Disorot DPRD Kota Tasikmalaya, Perwalkot 17 Tahun 2025 Jadi Sorotan

Menurutnya, penanganan di lapangan memang membantu, namun dibutuhkan kebijakan yang lebih menyeluruh agar persoalan tidak terus berulang.

"Pengaturan teknis di jalan dengan menurunkan Dishub, Polisi, TNI memang membantu saat macet terjadi. Tapi jika pembuat kebijakan di atas sana mendiamkan kasus ini terus menerus, saya yakin 10 tahun lagi, pasti tetap terjadi macet, macet dan macet."

"Jarak macet benar-benar tidak karuan, kadang satu arah 5-10 kilometer, kadang dua arah. Semrawut dan tidak karuan."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X