Menurut Dedi Mulyadi, Jawa Barat memiliki potensi besar pada sektor kerajinan anyaman yang berkembang di wilayah Tasikmalaya dan Garut. Namun, minat generasi muda untuk menekuni bidang tersebut dinilai terus mengalami penurunan.
Karena itu, ia menggagas pembentukan Paguron Batik, Paguron Anyaman, Paguron Ukir, dan Paguron Lukis sebagai pusat pembelajaran yang dapat menjadi wadah pewarisan keterampilan bagi perajin tradisional kepada generasi penerus.
Melalui Sunda Karsa Fest, Dedi Mulyadi berharap pengembangan UMKM Jawa Barat, penguatan ekonomi kreatif, serta upaya menjaga keberlangsungan perajin tradisional dapat berjalan beriringan demi memperkuat perekonomian daerah dan melestarikan warisan budaya Jawa Barat.***
Artikel Terkait
HARRIS Hotel and Conventions Kelapa Gading Jadi Rekomendasi Staycation Nyaman di Jakarta Utara
MBG Ditutup, Harga Bahan Pokok di Pasar Cikurubuk Turun, Pedagang Kecil Sumringah karena Pasokan Melimpah
Keraton at The Plaza, Hotel Jakarta Bernuansa Kerajaan yang Tawarkan Kemewahan dan Ketenangan
Wisata Kuliner Tangerang Makin Favorit, Taman Santap Rumah Kayu Tawarkan Suasana Adem untuk Keluarga
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Bulan Bung Karno Jadi Panggung Kebersamaan di Kabupaten Tasikmalaya
Curug Cikaso Jadi Wisata Sukabumi Favorit, Air Jernih Kehijauan dan Panorama Alamnya Bikin Betah Healing