Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus memperjuangkan kebenaran, menegakkan keadilan, serta menjaga martabat bangsa.
Aef mengatakan, peringatan 30 tahun Kudatuli juga menjadi momentum menyampaikan empat seruan nasional yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Baca Juga: Kematian Sutrimo Dikaitkan dengan Karumga Febrie Adriansyah, Polisi Hadapi Kendala TKP Sudah Rusak
Empat seruan itu meliputi penyelesaian berbagai persoalan hukum masa lalu, pengawalan agenda Reformasi 1998, penguatan gerakan demokrasi sipil, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat menggerus kualitas demokrasi.
"Kami akan terus mengawal amanat tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga kehidupan demokrasi Indonesia," ujar Aef.
Melalui pelibatan kalangan pesantren dan generasi muda, sambung Aef, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya berharap nilai-nilai demokrasi, keadilan, serta penghormatan terhadap sejarah bangsa dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sehingga semangat reformasi tetap terjaga.***
Artikel Terkait
Kebakaran Pulomas Tewaskan Dua Anak, Orang Tua Sempat Berusaha Masuk Selamatkan Korban yang Terjebak Api
Istri Pria Tewas Dikeroyok di Bali Ungkap Suami 3 Hari Tak Pulang, Diduga Cari Uang untuk Bayar Sekolah Anak
Tangisan Gadis Kecil di Bali Usai Ayahnya Tewas Dikeroyok Massa, UAS: Itu Anak Kita
SASEN BAGJA Ciamis: Satu ASN Dampingi Satu Balita, Perkuat Gizi dan Cegah Stunting dari Rumah
Indeks Pembangunan Statistik Jadi Fokus Reformasi Birokrasi Ciamis, Perangkat Daerah Diminta Perkuat Tata Kelola Data
Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Ini Profil dan Jejak Kariernya