DPC PDI Perjuangan Tasikmalaya Libatkan Santri dalam Refleksi 30 Tahun Kudatuli

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Selasa, 28 Juli 2026 | 11:19 WIB
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli dengan menggelar refleksi sejarah dan doa bersama di Pondok Pesantren Riyadluttauhid, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (27/7/2026) petang. (Dok. DFK)
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli dengan menggelar refleksi sejarah dan doa bersama di Pondok Pesantren Riyadluttauhid, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (27/7/2026) petang. (Dok. DFK)

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus memperjuangkan kebenaran, menegakkan keadilan, serta menjaga martabat bangsa.

Aef mengatakan, peringatan 30 tahun Kudatuli juga menjadi momentum menyampaikan empat seruan nasional yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Baca Juga: Kematian Sutrimo Dikaitkan dengan Karumga Febrie Adriansyah, Polisi Hadapi Kendala TKP Sudah Rusak

Empat seruan itu meliputi penyelesaian berbagai persoalan hukum masa lalu, pengawalan agenda Reformasi 1998, penguatan gerakan demokrasi sipil, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai ancaman yang dapat menggerus kualitas demokrasi.

"Kami akan terus mengawal amanat tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga kehidupan demokrasi Indonesia," ujar Aef.

Melalui pelibatan kalangan pesantren dan generasi muda, sambung Aef, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya berharap nilai-nilai demokrasi, keadilan, serta penghormatan terhadap sejarah bangsa dapat terus diwariskan kepada generasi penerus sehingga semangat reformasi tetap terjaga.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X