Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya memperluas QRIS untuk layanan publik, pusat belanja, dan pesantren. Salah satu implementasi di Plaza Asia SIAP QRIS Tap, dalam acara Festival Riung Qris, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dok. BI Tasikmalaya)
Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya memperluas QRIS untuk layanan publik, pusat belanja, dan pesantren. Salah satu implementasi di Plaza Asia SIAP QRIS Tap, dalam acara Festival Riung Qris, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dok. BI Tasikmalaya)

Baca Juga: QRIS Kini Bisa Dipakai di Jepang, BI Sebut Jadi Kado HUT RI ke-80 dan Bukti Ekspansi Pembayaran Digital Global

Pelindungan Konsumen Jadi Perhatian

Semakin luas penggunaan pembayaran digital juga diikuti dengan kebutuhan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Karena itu, aspek keamanan dan pelindungan konsumen menjadi bagian dari penguatan ekosistem QRIS di Kota Tasikmalaya.

Melalui kampanye PEKA atau Peduli, Kenali, Adukan, masyarakat didorong agar lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi digital.

Pengguna diingatkan untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak memberikan PIN, password, maupun OTP kepada pihak lain. Masyarakat juga perlu memastikan kebenaran informasi sebelum menyelesaikan transaksi.

Edukasi tersebut menjadi penting karena peningkatan penggunaan QRIS harus berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai keamanan digital. Dengan begitu, kemudahan transaksi tidak mengabaikan perlindungan konsumen.

Baca Juga: Sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra Tegaskan Dirinya Harus Lebih Dekat Masyarakat Ditengah Keterbatasan Pemerintah

Dari Awareness Menuju Penggunaan Berkualitas

Perkembangan QRIS dinilai telah memasuki tahap yang semakin matang. Jika sebelumnya edukasi lebih banyak diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, kini perhatian mulai bergeser pada perluasan penggunaan dan peningkatan kualitas transaksi.

Pekan QRIS Nasional 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pergeseran tersebut. QRIS di Kota Tasikmalaya tidak hanya diperkenalkan sebagai metode pembayaran, tetapi mulai ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem digital yang mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Penerapannya pun dibuat lebih beragam. Pemerintah memanfaatkannya untuk mendukung layanan publik, pusat perbelanjaan menggunakannya untuk mempercepat transaksi, sedangkan pesantren menjadi ruang perluasan inklusi ekonomi dan keuangan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X