Pelindungan Konsumen Jadi Perhatian
Semakin luas penggunaan pembayaran digital juga diikuti dengan kebutuhan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Karena itu, aspek keamanan dan pelindungan konsumen menjadi bagian dari penguatan ekosistem QRIS di Kota Tasikmalaya.
Melalui kampanye PEKA atau Peduli, Kenali, Adukan, masyarakat didorong agar lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi digital.
Pengguna diingatkan untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak memberikan PIN, password, maupun OTP kepada pihak lain. Masyarakat juga perlu memastikan kebenaran informasi sebelum menyelesaikan transaksi.
Edukasi tersebut menjadi penting karena peningkatan penggunaan QRIS harus berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai keamanan digital. Dengan begitu, kemudahan transaksi tidak mengabaikan perlindungan konsumen.
Dari Awareness Menuju Penggunaan Berkualitas
Perkembangan QRIS dinilai telah memasuki tahap yang semakin matang. Jika sebelumnya edukasi lebih banyak diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, kini perhatian mulai bergeser pada perluasan penggunaan dan peningkatan kualitas transaksi.
Pekan QRIS Nasional 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat pergeseran tersebut. QRIS di Kota Tasikmalaya tidak hanya diperkenalkan sebagai metode pembayaran, tetapi mulai ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem digital yang mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Penerapannya pun dibuat lebih beragam. Pemerintah memanfaatkannya untuk mendukung layanan publik, pusat perbelanjaan menggunakannya untuk mempercepat transaksi, sedangkan pesantren menjadi ruang perluasan inklusi ekonomi dan keuangan.***
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Telusuri Dugaan Rp4,1 Triliun APBD Jabar Mengendap, Ungkap Fakta Beda Data Kemenkeu, BI, dan Kemendagri
Menkeu Purbaya Tegaskan Hanya Akui Data BI, Sentil Dana Pemda di Giro Bisa Jadi Sorotan BPK
Penguatan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Priangan Timur, BI Jadikan Terminal Tipe A Banjar Sebagai Zona KHAS
Dasco Apresiasi Langkah BI Perkuat Rupiah, Transaksi Indonesia-China Kini Bisa Pakai Mata Uang Lokal
Transformasi Koridor Ekonomi Jawa Barat Selatan Jadi Sorotan, BI Ungkap Mesin Pertumbuhan Baru Priangan Timur
JAYANTARA Priangan Timur 2026 Dibuka, BI Dorong UMKM Tasikmalaya Tembus Pasar Ekspor dan Global