Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya Makin Luas, QRIS Masuk Layanan Publik hingga Pesantren

photo author
Asep M.S, Media Priangan
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya memperluas QRIS untuk layanan publik, pusat belanja, dan pesantren. Salah satu implementasi di Plaza Asia SIAP QRIS Tap, dalam acara Festival Riung Qris, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dok. BI Tasikmalaya)
Pekan QRIS Nasional 2026 di Kota Tasikmalaya memperluas QRIS untuk layanan publik, pusat belanja, dan pesantren. Salah satu implementasi di Plaza Asia SIAP QRIS Tap, dalam acara Festival Riung Qris, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Dok. BI Tasikmalaya)

TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Transformasi pembayaran digital di Kota Tasikmalaya memasuki tahap yang lebih luas. Pemanfaatan QRIS kini tidak hanya diarahkan untuk transaksi masyarakat dan pelaku usaha, tetapi mulai diperkuat pada pelayanan pemerintah, pusat perdagangan, hingga lingkungan pesantren.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari Pekan QRIS Nasional 2026 yang berlangsung serentak pada 11 hingga 17 Agustus 2026 di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri. Di Kota Tasikmalaya, agenda tersebut membawa tema "Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak!".

Bank Indonesia Tasikmalaya menempatkan Pekan QRIS Nasional 2026 sebagai momentum untuk mendorong pemanfaatan pembayaran digital yang lebih inklusif. Orientasinya tidak lagi sebatas mengenalkan QRIS kepada masyarakat, tetapi memastikan penggunaannya memberikan manfaat yang nyata, aman, mudah, dan berkualitas.

Dalam pelaksanaannya, penguatan digitalisasi di Kota Tasikmalaya diarahkan melalui tiga inisiatif utama. Ketiganya menyasar sektor pelayanan publik, aktivitas perdagangan, serta ekosistem pesantren.

Baca Juga: Dorong Sport Tourism, QRIS UTHM 2026 di Kota Tasikmalaya Targetkan Ribuan Peserta dan Literasi Transaksi Digital

Tasik Melayani Percepat Digitalisasi Pelayanan Publik

Sektor pemerintahan menjadi salah satu sasaran penting dalam perluasan QRIS di Kota Tasikmalaya. Melalui inisiatif Tasik Melayani, digitalisasi transaksi pemerintah daerah terus dikembangkan untuk membuat pembayaran pajak dan retribusi semakin praktis.

Pengembangan tersebut mencakup sejumlah layanan, seperti Tasik Hub, IPBB Digital, SiMaret, dan E-Retribusi Parkir. Kehadiran berbagai platform tersebut diharapkan dapat memangkas proses pembayaran secara konvensional sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan daerah.

Digitalisasi pada sektor ini tidak hanya berkaitan dengan kecepatan transaksi. Pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembayaran masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, QRIS diharapkan tidak berhenti sebagai alat pembayaran, tetapi menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Digital Kota Tasikmalaya, Volume QRIS Priangan Timur Tumbuh Pesat hingga 579 Persen

QRIS Tap Hadir di Asia Plaza

Perluasan QRIS juga menyentuh pusat aktivitas ekonomi. Salah satu langkah yang diperkenalkan dalam Pekan QRIS Nasional 2026 adalah implementasi Plaza Asia SIAP QRIS Tap.

QRIS Tap menawarkan pengalaman pembayaran yang lebih cepat dan praktis. Teknologi tersebut menjadi bagian dari perkembangan sistem pembayaran digital yang diarahkan untuk memberikan kenyamanan lebih besar kepada masyarakat ketika bertransaksi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polisi dan Warga Lupakan Sekat di Lomba 17-an

Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB
X