TASIKMALAYA, Mediapriangan.com - Transformasi pembayaran digital di Kota Tasikmalaya memasuki tahap yang lebih luas. Pemanfaatan QRIS kini tidak hanya diarahkan untuk transaksi masyarakat dan pelaku usaha, tetapi mulai diperkuat pada pelayanan pemerintah, pusat perdagangan, hingga lingkungan pesantren.
Penguatan tersebut menjadi bagian dari Pekan QRIS Nasional 2026 yang berlangsung serentak pada 11 hingga 17 Agustus 2026 di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri. Di Kota Tasikmalaya, agenda tersebut membawa tema "Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak!".
Bank Indonesia Tasikmalaya menempatkan Pekan QRIS Nasional 2026 sebagai momentum untuk mendorong pemanfaatan pembayaran digital yang lebih inklusif. Orientasinya tidak lagi sebatas mengenalkan QRIS kepada masyarakat, tetapi memastikan penggunaannya memberikan manfaat yang nyata, aman, mudah, dan berkualitas.
Dalam pelaksanaannya, penguatan digitalisasi di Kota Tasikmalaya diarahkan melalui tiga inisiatif utama. Ketiganya menyasar sektor pelayanan publik, aktivitas perdagangan, serta ekosistem pesantren.
Tasik Melayani Percepat Digitalisasi Pelayanan Publik
Sektor pemerintahan menjadi salah satu sasaran penting dalam perluasan QRIS di Kota Tasikmalaya. Melalui inisiatif Tasik Melayani, digitalisasi transaksi pemerintah daerah terus dikembangkan untuk membuat pembayaran pajak dan retribusi semakin praktis.
Pengembangan tersebut mencakup sejumlah layanan, seperti Tasik Hub, IPBB Digital, SiMaret, dan E-Retribusi Parkir. Kehadiran berbagai platform tersebut diharapkan dapat memangkas proses pembayaran secara konvensional sekaligus memperkuat tata kelola penerimaan daerah.
Digitalisasi pada sektor ini tidak hanya berkaitan dengan kecepatan transaksi. Pemerintah daerah juga didorong untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pembayaran masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, QRIS diharapkan tidak berhenti sebagai alat pembayaran, tetapi menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
QRIS Tap Hadir di Asia Plaza
Perluasan QRIS juga menyentuh pusat aktivitas ekonomi. Salah satu langkah yang diperkenalkan dalam Pekan QRIS Nasional 2026 adalah implementasi Plaza Asia SIAP QRIS Tap.
QRIS Tap menawarkan pengalaman pembayaran yang lebih cepat dan praktis. Teknologi tersebut menjadi bagian dari perkembangan sistem pembayaran digital yang diarahkan untuk memberikan kenyamanan lebih besar kepada masyarakat ketika bertransaksi.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi Telusuri Dugaan Rp4,1 Triliun APBD Jabar Mengendap, Ungkap Fakta Beda Data Kemenkeu, BI, dan Kemendagri
Menkeu Purbaya Tegaskan Hanya Akui Data BI, Sentil Dana Pemda di Giro Bisa Jadi Sorotan BPK
Penguatan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Priangan Timur, BI Jadikan Terminal Tipe A Banjar Sebagai Zona KHAS
Dasco Apresiasi Langkah BI Perkuat Rupiah, Transaksi Indonesia-China Kini Bisa Pakai Mata Uang Lokal
Transformasi Koridor Ekonomi Jawa Barat Selatan Jadi Sorotan, BI Ungkap Mesin Pertumbuhan Baru Priangan Timur
JAYANTARA Priangan Timur 2026 Dibuka, BI Dorong UMKM Tasikmalaya Tembus Pasar Ekspor dan Global