Angka 201 hingga 300 masuk kategori sangat tidak sehat. Sementara nilai lebih dari 300 dikategorikan berbahaya.
"Kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan masalah pernapasan atau jantung, harus membatasi paparan mereka terhadap udara yang tercemar," tandasnya.
Dampak Karhutla Kalimantan dengan demikian turut menjadi perhatian di wilayah perbatasan karena Kabut Asap telah memengaruhi kualitas udara di sejumlah kawasan Sarawak.
Penutupan 108 Sekolah menjadi salah satu dampak langsung yang dirasakan masyarakat Malaysia, sementara 13 Wilayah tercatat mengalami kondisi udara tidak sehat hingga sangat tidak sehat.***
Artikel Terkait
201 Warga Ciamis Terima BSPS 2026, Masing-Masing Dapat Rp20 Juta untuk Perbaikan Rumah
OJK Tasikmalaya dan Polres Ciamis Ungkap Penipuan Jasa Titip Limit Paylater, Kerugian Capai Rp500 Juta
Viral Pengunjung Taman Safari Indonesia Buka Kaca Mobil di Area Harimau, Warganet Soroti Aksinya
Pemotongan TPP ASN Picu Kekhawatiran, NPL Perbankan Priangan Timur Capai 4,75 Persen
Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta 27 Agustus, Seruan Jaga Ibu Kota
KPK Ungkap Biaya Tambahan Jalur Mandiri Unsoed, Orang Tua Mahasiswa Dibebani di Luar UKT dan IPI