Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok, 129 Rumah Hangus dan 320 Warga Terdampak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:47 WIB
Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok bermula dari dugaan api di dapur warga. Kobaran cepat meluas hingga 129 rumah hangus dan 320 warga terdampak. (Instagram.com/cretivox)
Kronologi Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok bermula dari dugaan api di dapur warga. Kobaran cepat meluas hingga 129 rumah hangus dan 320 warga terdampak. (Instagram.com/cretivox)

Bangunan tradisional di Kampung Adat Sade Lombok menjadi salah satu faktor yang diduga membuat api cepat meluas. Rumah-rumah di kawasan tersebut menggunakan material yang relatif mudah terbakar, termasuk atap ilalang serta dinding dan pagar berbahan bambu.

Kondisi itu diperparah angin yang membuat kobaran api dengan cepat berpindah dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Inaq Husna (42), salah seorang warga, mengaku sedang tidur ketika mengetahui kebakaran sudah membesar.

"Saya lagi tidur, terus dibangunin setelah api sudah besar. Saya kaget dan coba lari evakuasi diri," ungkap Inaq Husna di lokasi, Lombok Tengah, pada hari yang sama.

Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok menghanguskan 129 rumah. Sebanyak 320 warga terdampak setelah api cepat merambat di kawasan adat Suku Sasak.
Kebakaran Kampung Adat Sade Lombok menghanguskan 129 rumah. Sebanyak 320 warga terdampak setelah api cepat merambat di kawasan adat Suku Sasak. (Instgaram/jejakinicom)

320 Warga Terdampak

Kebakaran Kampung Adat Sade tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan. Data Tim SAR Gabungan menyebut sebanyak 320 warga ikut terdampak akibat kejadian tersebut.

Sejumlah warga kemudian mengungsi ke rumah keluarga yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Inaq Husna menjadi salah satu warga yang memilih meninggalkan rumah bersama keluarganya setelah kebakaran terjadi.

Bagi warga, kerugian tidak hanya berasal dari bangunan yang terbakar. Berbagai barang bernilai ikut hilang dalam peristiwa tersebut, termasuk perlengkapan rumah tangga dan benda yang berkaitan dengan tradisi masyarakat setempat.

"Yang mahal itu barang-barang di dalam. Seperti kain tenun, baju adat dan harta yang lain," tandasnya.

Baca Juga: Kebakaran Bekasi Hanguskan 50 Bus PO Sinar Jaya di Cikarang Barat, Warga Sempat Panik

Kampung Adat Sade Lombok Kehilangan Rumah dan Harta

Kampung Adat Sade merupakan kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Suku Sasak di Lombok. Selain mempertahankan bentuk rumah tradisional, masyarakat setempat juga masih menjaga berbagai tradisi yang menjadi bagian dari identitas mereka.

Kebakaran Kampung Adat Sade membuat warga kehilangan tempat tinggal sekaligus sejumlah harta benda yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Inaq Husna berharap pemerintah segera memberikan solusi bagi warga yang terdampak karena aktivitas masyarakat di Kampung Adat Sade Lombok juga berkaitan dengan kawasan adat dan pariwisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X