Fakta Baru Pengeroyokan Siswa di Bener Meriah, Polisi Tetapkan 2 Pelajar sebagai Tersangka

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:44 WIB
Kasus pengeroyokan siswa di Bener Meriah memasuki babak baru. Polres Bener Meriah menetapkan dua pelajar sebagai tersangka. (Instagram/etnisgayo)
Kasus pengeroyokan siswa di Bener Meriah memasuki babak baru. Polres Bener Meriah menetapkan dua pelajar sebagai tersangka. (Instagram/etnisgayo)

Baca Juga: Ayam Gacor Cibinong Bogor, Tempat Makan Murah Dekat CCM dengan Menu Mulai Rp19 Ribu

Berawal dari Teguran

Berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh polisi, peristiwa pengeroyokan siswa di Bener Meriah bermula dari persoalan antara korban dan RA.

Korban disebut tidak menerima teguran yang disampaikan RA. Perselisihan itu kemudian berkembang hingga korban mengajak RA berkelahi secara satu lawan satu di area belakang lingkungan SMA Unggul Binaan Pante Raya.

Situasi berubah ketika HR turut terlibat dalam perkelahian tersebut. Korban TA kemudian berhadapan dengan RA dan HR dalam kejadian yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut direkam menggunakan telepon seluler. Rekaman itu selanjutnya tersebar di media sosial dan membuat kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat.

Kasus tersebut dilaporkan ke SPKT Polres Bener Meriah sehari setelah kejadian, yakni pada Minggu, 23 Agustus 2026. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga berujung pada penetapan dua tersangka.

Baca Juga: Bakso Gedong Bogor Lagi Ramai, Punya Bakso Jumbo dan Mercon Jumbo dengan Konsep Prasmanan

Rekaman Kekerasan Beredar di Media Sosial

Video yang beredar memperlihatkan seorang pelajar mengenakan kaos hitam melakukan kekerasan terhadap korban. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat dibanting dan dipiting pada bagian kepala.

Kekerasan kemudian berlanjut dengan pukulan dan tendangan. Korban sempat terlihat tidak bergerak setelah mendapat tendangan, sementara beberapa siswa berada di sekitar lokasi kejadian.

Dalam rekaman tersebut, terdengar seorang siswa yang mempertanyakan keberadaan orang yang bersedia memberikan pertolongan.

“Ada yang mau bantu dia? Ada yang mau bantu nggak?” ucap salah satu siswa dalam rekaman tersebut yang menantang siswa lainnya.

Informasi yang dihimpun dalam penyidikan menyebutkan terduga pelaku berjumlah dua hingga tiga orang. Sementara sejumlah siswa lain disebut berada di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung.

Baca Juga: Pecel Ayang Bebeb Bogor, Warung Pecel yang Lagi Ramai dengan Lauk Unik dan Nasi Gratis Tambah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X