Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru juga telah diberlakukan secara total sejak Rabu, 26 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diambil setelah muncul titik api di kawasan Blok Ranu Kembang.
Sementara itu, penanganan karhutla Gunung Semeru melibatkan tim gabungan yang terdiri dari masyarakat peduli api, saver, PPGST, porter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Lumajang, serta TNI-Polri.
Dengan kondisi Ranu Kumbolo yang kembali diselimuti asap, guide dan relawan masih melakukan pemantauan sambil memperkuat sekat bakar untuk menghambat kemungkinan api bergerak menuju shelter.***
Artikel Terkait
Selama 2026, 103 Kasus HIV/AIDS Kota Tasikmalaya Didominasi LSL, Usia Produktif Paling Rentan
Pulihkan Fungsi Olahraga Dadaha, Pemkot Tasikmalaya Tutup Jalan Utama Dadaha
Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas
Demo 27 Agustus, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Nasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU
Benda Diduga Peluru Senapan Angin Ditemukan di Menu Ayam MBG Lampung Utara, SPPG Sindangsari Disuspend