"Jadi, mereka sedang berusaha agar apinya tidak turun ke Ranu Kumbolo. Semoga semuanya selamat dan diberi kelancaran," sambungnya.
Baca Juga: Viral Warga Diminta Rp1 Juta saat Ambil Motor Barang Bukti di Surabaya, Polisi Tegaskan Gratis
Sekat bakar merupakan jalur yang dapat dibuat maupun memanfaatkan kondisi alami untuk memutus arah penyebaran api dalam kebakaran hutan dan lahan.
Pergerakan api di kawasan atas Ranu Kumbolo menjadi perhatian karena kobaran disebut mulai membesar.
"Api sudah menjalar, sekat bakar dibuat di atasnya Ranu Kumbolo karena api dari atas mulai besar," tuturnya lagi.
Baca Juga: Kerugian Rp1,1 Miliar, Tim Macan Blambangan Bongkar Sindikat Pecah Kaca Lintas Negara
Guide dan Relawan Masih Menjaga Shelter
Kondisi karhutla Gunung Semeru juga membuat sejumlah orang yang berada di Ranu Kumbolo memilih tetap berjaga di sekitar shelter. Keberadaan mereka ditujukan untuk memantau api sekaligus memastikan barang-barang yang masih berada di lokasi tetap aman.
"Mengingat api yang tidak mungkin dipadamkan, kami hanya berjaga agar api tidak sampai ke shelter Ranu Kumbolo karena banyak barang yang harus dijaga," imbuhnya.
Perekam video juga menyampaikan bahwa tim dari basecamp Ranu Pani telah bergerak menuju Ranu Kumbolo.
Dalam situasi tersebut, Ranu Kumbolo menjadi salah satu kawasan yang terus dipantau karena posisi api berada di bagian atas perbukitan. Asap yang semakin turun membuat jarak pandang dan kondisi lingkungan di kawasan tersebut berubah.
Baca Juga: RUU Perampasan Aset Ditargetkan Ketok Palu 15 Desember, Dasco Siap Mundur Jika Tenggat Terlewati
Evakuasi Pendaki Ranu Kumbolo
Sebelum kondisi terbaru ini, sebanyak 172 pendaki yang berada di Ranu Kumbolo sejak Rabu, 26 Agustus 2026 telah dipandu turun pada Kamis, 27 Agustus 2026 pagi.
Proses evakuasi melibatkan petugas bersama Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar atau PPGST.
Artikel Terkait
Selama 2026, 103 Kasus HIV/AIDS Kota Tasikmalaya Didominasi LSL, Usia Produktif Paling Rentan
Pulihkan Fungsi Olahraga Dadaha, Pemkot Tasikmalaya Tutup Jalan Utama Dadaha
Wisata Kuliner Jawa Barat Makin Menjanjikan, Kuliner Tradisional Didorong Naik Kelas
Demo 27 Agustus, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Nasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU
Benda Diduga Peluru Senapan Angin Ditemukan di Menu Ayam MBG Lampung Utara, SPPG Sindangsari Disuspend