“Bentuknya susu, kok asem? Expired kah? Ternyata enggak. Ini bukan susu, tapi minuman rasa susu. Tapi susu mana yang asem? Oh mungkin susu yang menuju basi,” tulis akun Instagram @ap.riyanti saat itu, dikutip pada Selasa, 1 September 2026.
Selain rasa, tampilan minuman juga menjadi bagian yang disorot. Pengunggah menilai warnanya terlihat berbeda dari produk susu pada umumnya.
“Warna minumannya juga disebut bening tapi keruh, disebut keruh tapi nanggung. Ini lebih cerah, enggak butek kayak UHT lainnya,” jelasnya.
Pada unggahan tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG juga diminta mempertimbangkan pilihan lain apabila tidak memungkinkan menyediakan susu untuk menu anak.
“Bukan tugasnya kita menyenangkan semua orang, bahkan SPPG juga enggak ada kewajiban untuk selalu memberikan makanan bergizi yang anak sukai. Tapi ngasih minuman rasa susu tapi rasanya asem sih, tolong ya Pak, Bu,” ungkapnya.
“Kalau SPPG enggak bisa budgeting susu di menunya, enggak apa-apa kok, enggak usah maksain. Bisa cari opsi lain yang lebih memungkinkan,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Kejagung Ungkap Chat Lodewyk Pusung dengan Istri Jadi Bukti Elektronik Kasus Korupsi MBG
Satpam Dapur MBG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng untuk Beli Narkoba, Polisi Ungkap Kronologi Kasus
Keracunan MBG di SMKN 6 Semarang, 707 Orang Alami Gejala: Distribusi Makanan Dihentikan Sementara
950 Dapur MBG Terancam Tutup Permanen, BGN Soroti Standar Higiene dan Sanitasi
Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket untuk Siswa SDN 2 Jati Ditarik
Keracunan MBG di Berastagi, 269 Siswa Berastagi, Korban Terbanyak dari SMAN 1 Berastagi