ACEHTENGAH, Mediapriangan.com - Tangis Suryati, guru SDN 1 Bebesen, pecah ketika melihat tempat tinggalnya sudah berubah menjadi bangunan yang dilalap api. Peristiwa rumah terbakar itu terjadi saat Suryati sedang menjalankan aktivitas mengajar di sekolah.
Kisah tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kondisi korban beredar di media sosial. Dalam unggahan Instagram @kebergayo pada Rabu, 2 September 2026, Suryati terlihat menangis saat menyaksikan rumahnya yang telah terbakar.
Peristiwa rumah terbakar yang menimpa Suryati terjadi pada Selasa, 1 September 2026 pagi. Berdasarkan informasi di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur sebelum asap pekat terlihat dari area rumah.
Saat kejadian, rumah milik Suryati dalam keadaan kosong. Guru SDN 1 Bebesen tersebut sedang berada di sekolah untuk mengajar sehingga warga menjadi pihak pertama yang mengetahui munculnya asap dari rumah di kawasan Aceh Tengah itu.
Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Setelah mendapat laporan, petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian bergerak menuju lokasi untuk mencegah api semakin meluas.
Warga setempat, Hendria (38), mengatakan dirinya sempat melihat kepulan asap berasal dari bagian dapur. Ia kemudian meminta bantuan warga dan menghubungi petugas damkar serta Polsek Bebesen.
Baca Juga: Kebakaran Legian Bali Bakar Gudang Rongsokan di Jalan Sunset Road, Damkar Badung Kerahkan 10 Unit
"Saat kejadian, kondisi rumah dalam keadaan kosong lantaran (korban) sedang berada di sekolah untuk mengajar," kata Hendria di lokasi, Aceh Tengah, pada Selasa, 1 September 2026.
Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 08.45 WIB. Sebelumnya, dua unit damkar dilaporkan tiba di lokasi sekitar pukul 08.10 WIB untuk menangani rumah terbakar tersebut.
Kobaran api ternyata tidak hanya mengancam rumah Suryati. Api sempat menyambar bagian rumah tetangga yang dihuni Sulaiman (53), sehingga warga dan petugas berupaya mencegah rambatan api ke bangunan lain.
Baca Juga: Tumbang Nusa Kalteng Berubah Jadi Lautan Api, Petugas Damkar Kesulitan Jangkau Titik Kebakaran
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq mengatakan aparat bersama warga langsung melakukan penanganan di lokasi. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah api menjalar lebih jauh.
"Petugas bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain," kata Taufiq dalam keterangannya, pada Rabu, 2 September 2026.
Artikel Terkait
Kabut Asap Karhutla Bikin Jarak Pandang di Kalsel Menipis, Pengendara Saling Bunyikan Klakson
Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Cerita Dugaan Hutan Sengaja Dibakar
Karhutla Gunung Semeru, Ranu Kumbolo Diselimuti Asap Tebal, Guide dan Relawan Buat Sekat Bakar
Karhutla Riau 2026 Bakar 904 Hektare, Polda Riau Ungkap 40 Tersangka dan Dugaan Motif Buka Lahan
Aisyah Thisia Disorot di Tengah Karhutla Kalteng, Ini Profil dan Rekam Jejak Istri Gubernur Agustiar Sabran
Panji Petualang Temukan Titik Api Karhutla Kaltim di Berau, Api Dekat Tiang Listrik dan Tower
Viral Pernyataan Kadisdik Kalteng soal Sekolah di Tengah Karhutla, Singgung MBG hingga Siswa ke Kafe
Sampurna Orang Utan Ketapang Terbaring Lemas akibat Asap Karhutla Kalbar, Ditemukan di Kebun Warga
Karhutla Lintang Batang Makin Dekat ke SPBU, Warga Buka Posko Makan Gratis untuk Pemadam Kebakaran
Pelepasan Damkar Kalteng Disorot di Tengah Karhutla, Seremoni Gubernur Agustiar Picu Kritik Publik