"Karel memahami pada kejadian tersebut membuat Kakak tidak nyaman dan terima kasih atas informasi yang disampaikan," demikian keterangan KAI melalui akun Threads @commuterline, pada hari yang sama.
"(Kami) menindaklanjuti laporan tersebut selanjutnya Karel koordinasikan dengan unit terkait. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya yang dirasakan," sambungnya.
Setelah video penghisap kamper di KRL Manggarai-Bogor menjadi viral, sejumlah warganet kemudian mengklaim perempuan tersebut pernah terlibat kejadian serupa dalam perjalanan KRL sebelumnya.
Baca Juga: 269 Siswa di Gembong Pati Diduga Keracunan MBG, 59 Dirawat Inap dan Sampel Makanan Diperiksa
KAI kemudian mengungkap bahwa pihaknya memang pernah melakukan tindak lanjut terhadap pengguna yang dilaporkan tersebut. Peristiwa itu disebut berlangsung di Stasiun Tambun, Bekasi, pada Agustus 2026.
"Kami sampaikan berdasarkan informasi yang didapatkan, pada tanggal 15 Agustus 2026 pengguna yang dilaporkan tersebut telah dilakukan tindak lanjut oleh petugas di Stasiun Tambun," beber KCI.
Keterangan tersebut disampaikan KAI setelah laporan mengenai penghisap kamper kembali muncul dalam perjalanan KRL Manggarai-Bogor pada 10 September 2026.***
Artikel Terkait
Api Gunung Awu Sangihe Belum Padam, Kobaran Makin Dekat ke Permukiman hingga Pendaki Jadi Tersangka
Delapan Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diamankan, 1 Sempat Tersesat di Jalur Curam dan Penuh Batuan
SDN Mboeng NTT yang Viral Akhirnya Direvitalisasi, Sekolah Berdinding Bambu Kini Masuk Program 2026
Helikopter Raksasa Jepang Tiba di Kalbar, 3 CH-47 Chinook Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla
Ciamis Raih Dua Penghargaan ASN Jabar, Kualitas Data dan Arsip Jadi Penentu Tata Kelola Kepegawaian
269 Siswa di Gembong Pati Diduga Keracunan MBG, 59 Dirawat Inap dan Sampel Makanan Diperiksa