Asap Hitam Kebakaran Pabrik Lampu Tangerang Membubung hingga Bandara Soetta, 3 Blok Gudang Terbakar

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 16 September 2026 | 17:26 WIB
Kebakaran pabrik lampu di Tangerang membakar tiga blok gudang. Asap hitam terlihat hingga Bandara Soetta, Rabu 16 September 2026. (Threads/raww676 - ferrychristiann)
Kebakaran pabrik lampu di Tangerang membakar tiga blok gudang. Asap hitam terlihat hingga Bandara Soetta, Rabu 16 September 2026. (Threads/raww676 - ferrychristiann)

 

TANGERANG, Mediapriangan.com - Kepulan asap hitam membubung tinggi dari kawasan industri di Kota Tangerang, Banten, Rabu, 16 September 2026. Asap dari kebakaran pabrik lampu tersebut bahkan terlihat dari sejumlah area di sekitar Bandara Soekarno-Hatta atau Bandara Soetta.

Peristiwa itu terjadi di pabrik bohlam atau lampu milik PT Global Teguh Indonesia yang berada di Jalan Pembangunan I Nomor 59, Batujaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Rekaman asap hitam akibat kebakaran pabrik lampu tersebut beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Threads @ferrychristiann yang memperlihatkan kepulan asap dari arah kawasan Tangerang.

“Ini kenapa ya guys, deket bandara di Tangerang,” tulisnya.

Baca Juga: Relawan SPPG Bengkulu Ditemukan Tewas di Sungai, Batu di Baju dan Pria Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Video lain dari akun Threads @wenkmay juga memperlihatkan asap yang mengepul dari lokasi kejadian.

Dari kawasan luar Bandara Soetta, akun @raww676 turut membagikan rekaman kepulan asap hitam yang terlihat cukup jelas di langit.

“Semoga enggak ada korban jiwa, ini di arah bandara. Merinding banget,” ujar perekam video.

Laporan kebakaran pabrik lampu itu diterima layanan darurat Kota Tangerang sekitar pukul 12.31 WIB. Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk menangani kobaran api yang melanda area pabrik.

Baca Juga: KTR di Ciamis Diperkuat, Pemkab Soroti Pengawasan hingga Perubahan Perilaku Masyarakat

“Tadi yang dikerahkan sekitar 10 unit, objek yang terbakar gudang pabrik,” ujar salah satu petugas damkar di lokasi kepada awak media pada Rabu, 16 September 2026.

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kondisi yang cukup sulit. Tiupan angin kencang membuat api lebih mudah membesar, sementara material yang tersimpan di dalam bangunan sebagian mudah terbakar.

“Banyak material mudah terbakar seperti plastik dan kardus, ditambah tiupan angin yang luar biasa kencang, menjadi faktor utama yang menyulitkan petugas. Penanganan api jadi kurang maksimal,” ucap Kepala UPT Pemadam Kebakaran Batuceper, Ucok Negara kepada wartawan di lokasi kejadian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X