Mediapriangan.com - Persoalan keracunan MBG kembali menjadi perhatian setelah dugaan insiden serupa dilaporkan terjadi di sejumlah daerah dalam waktu berdekatan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM menyoroti salah satu tahapan yang dinilai perlu diperhatikan, yakni jarak waktu antara makanan selesai dimasak hingga disajikan kepada penerima manfaat.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan makanan MBG yang diproduksi terlalu dini kemudian baru didistribusikan menjelang siang memiliki risiko kualitas yang menurun.
Menurutnya, makanan yang sudah selesai dimasak sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama sebelum dikonsumsi.
Baca Juga: Longsor Aceh Tengah Terjang Rumah saat Arisan Keluarga, 1 Anak Tewas dan 13 Warga Terluka
“SOP yang kami berikan pada satuan pelaksana yang berhubungan dengan itu, bahwa jangan sampai lewat 4 jam. Kalau lewat 4 jam, hitungan kami sudah basi,” lanjutnya.
Taruna mencontohkan kondisi ketika makanan mulai diproduksi pada dini hari, tetapi baru diberikan kepada penerima manfaat sekitar tengah hari.
“Salah satu penyebabnya misalnya diproduksi jam 01.00 malam, diolah, dimasak, nanti diedarkan, disajikan pada saat jam 12.00 siang. Artinya itu kurang lebih 11 jam,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar kepada awak media di Kantor BPOM, Jakarta Pusat pada Senin, 14 September 2026.
Jeda waktu tersebut menjadi perhatian karena makanan MBG dapat mengalami perubahan kualitas apabila terlalu lama berada pada kondisi yang tidak sesuai.
Makanan MBG Bisa Mengalami Degradasi
BPOM juga menjelaskan bahwa makanan yang telah selesai dimasak lalu dibiarkan dalam suhu rumah dapat mengalami penurunan kualitas.
Kondisi tersebut, menurut Taruna, dapat berkaitan dengan munculnya zat yang berpotensi membahayakan apabila makanan sudah mengalami proses kerusakan.
Artikel Terkait
Nescafe Cafe Hadir di Yogyakarta, Gerai Kontainer Jadi Pilihan Ngopi Kekinian yang Ramah di Kantong
3 Restoran Chinese Food Legendaris di Malang, Ada yang Bertahan Sejak 1947 dan Punya Resep Turun-Temurun
69 Korban Selamat KM Virgo Transport 8 Tiba di Banjarmasin, Sejumlah Penumpang Alami Trauma hingga Sesak Napas
Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Grand Final SKDG 2026 Jadi Penggerak Budaya dan Ekonomi Peternak
Kecelakaan KM Virgo Transports 8 di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal, Dugaan Kemiringan Masih Diinvestigasi
Terungkap Korban Baru Penipuan via Mobile Legends, Perempuan Cianjur Terjerat Pinjol