Pemerintah mengejar sisa target tersebut dalam tiga bulan terakhir dengan menyiapkan alokasi anggaran khusus pencegahan di bawah Ditjen P2P Kemenkes, didukung kolaborasi lintas sektor hingga tingkat Puskesmas.
Sementara itu, kata dia, hingga September 2026, capaian penjangkauan program CKG secara nasional telah menembus 100 juta orang, meningkat pesat dibanding capaian tahun lalu sebanyak 70 juta orang. Kemenkes optimistis target 130 juta orang bakal terlampaui pada akhir Desember mendatang.
CKG Tembus 100 Juta Peserta, RSUD dr Sukarjo Kota Tasikmalaya Perkuat Layanan Hulu
Direktur RSUD dr Sukarjo, dr. Budi Tarmidi MMRS., menyambut positif penguatan fungsi pencegahan ini. Menurutnya, pembiayaan kesehatan nasional selama ini menyerap anggaran sangat besar untuk penyakit katastropik yang dampaknya merusak kondisi sosial-ekonomi keluarga.
"Strateginya memang harus di hulu, yaitu promotif dan preventif, baru kemudian kuratif. Kata kuncinya adalah tahu dulu kondisi kesehatannya sejak dini. Jangan sampai kita terus melihat anak di bawah 30 tahun harus bergantung pada mesin cuci darah hingga kehilangan produktivitasnya," ujar Budi
Guna mendukung penguatan kesehatan masyarakat secara holistik, kata Budi, RSUD dr Sukarjo kini terus melakukan ekspansi layanan medis untuk penyakit katastropik, mencakup penanganan kanker, jantung, stroke, nefrologi, hingga kesehatan ibu dan anak.
"Adanya Integrasi antara deteksi dini di tingkat Puskesmas melalui CKG dan kesiapan penanganan di rumah sakit daerah diharapkan dapat meningkatkan angka harapan hidup sekaligus melindungi kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan," ujar Budi.***
Artikel Terkait
Mukota V Kadin Kota Tasikmalaya di Tengah Mundurnya 4 Panitia Inti, Tetap Digelar Hari Ini
Kejurdo V BKC Kota Tasikmalaya, Ratusan Karateka Berebut Tiket ke Kejurprov Jawa Barat
KMP Kota Tasikmalaya Terkendala Regulasi, Potensi Distribusi Subsidi Dinilai Besar
Jelang Setengah Abad, BKPRMI Kota Tasikmalaya Perkuat Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas
PKKMB UMTAS 2026 di Kota Tasikmalaya Diikuti 1.400 Mahasiswa, Rektor Tekankan Wawasan dan Adaptasi AI
Nurul Awalin Jadi Calon Tunggal, Terpilih Aklamasi Pimpin Partai Golkar Kota Tasikmalaya 2026-2031