Banjarmasin Kembali Perpanjang PJJ
Dampak kabut asap turut dirasakan sektor pendidikan. Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin memperpanjang penerapan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ hingga 23 September 2026.
Kebijakan tersebut berlaku bagi satuan pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Perpanjangan PJJ menjadi yang ketiga kalinya dilakukan di Banjarmasin. Kebijakan tersebut diambil setelah data Indeks Standar Pencemar Udara atau ISPU hingga Minggu, 20 September 2026, masih menunjukkan kategori berbahaya.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas belajar tatap muka di sejumlah jenjang pendidikan Banjarmasin masih dialihkan sementara ke pembelajaran jarak jauh di tengah kabut asap yang kembali menebal.***
Artikel Terkait
Karhutla Kalimantan dan Sumatera Picu Jerebu di Malaysia, Upin dan Ipin Ikut Serukan Warga Pakai Masker
Helikopter Raksasa Jepang Tiba di Kalbar, 3 CH-47 Chinook Disiapkan untuk Water Bombing Karhutla
Hujan Deras Guyur Pontianak di Tengah Karhutla Kalbar, Warga Bersyukur dan Berharap Asap Segera Hilang
67 Hari Lawan Karhutla di Kalbar, Relawan Akhirnya Bersujud Saat Hujan Turun dan Membasahi Tanah Gambut
Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, 21 Ribu Hektare Lahan Terbakar dan Tiga Helikopter Disiagakan
Andrew Kalaweit Hadapi Karhutla di Kalteng, Truk Angkut Kayu Gelondongan Justru Melintas di Tengah Hutan
Karhutla Jatim Makin Meluas, Gunung Buthak-Kawinajang Terbakar 1.000 Hektare, Water Bombing Terkendala Angin
Langit Kuning Selimuti Barito Utara, Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Tengah Ganggu Aktivitas Warga
Karhutla Kayong Utara Belum Padam, Selang Tak Sampai Titik Api hingga Petugas Harus Basahi Area Agar Api Tak Merembet
4.987 Warga Pekanbaru Kena ISPA di Tengah Asap Karhutla, Pasien Harian Naik Hampir 2 Kali Lipat