SOR Mangunreja Dikebut, Rp72 Miliar Siap Digelontorkan

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Kamis, 24 September 2026 | 12:16 WIB
Rapat kerja Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama DPU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya. (Dok. DFK)
Rapat kerja Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya bersama DPU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya. (Dok. DFK)

"Ketika SPMK turun maka harus gercep," tegasnya.

Ia menilai pemilihan penyedia jasa konstruksi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan proyek selesai tepat waktu. Penyedia harus memiliki kemampuan dan kapasitas untuk mengejar target pekerjaan dalam waktu sekitar tiga bulan.

"Jangan asal pilih karena kedekatan," ujarnya.

Kepala DPU-TRPP-LH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, mengatakan sejumlah pekerjaan yang akan dilaksanakan mencakup jalan dan jembatan penghubung SOR, tribun timur, pagar keliling stadion, pematangan lahan, lapangan sepak bola dan jogging track.

Namun, Deden menegaskan angka final untuk setiap pekerjaan masih menunggu proses verifikasi pemerintah provinsi.

Baca Juga: Payung Geulis Kota Tasikmalaya Dibuat Lebih Inovatif, Model 8 Jari-jari Jadi Harapan Baru Para Perajin

"Anggaran masih dalam tahap verifikasi di pemerintah provinsi. Di program masih input RKA. Jika sudah disetujui DPA yang disetujui nanti akan keluar nilainya," ungkap Deden.

Di sisi lain, Aang Budiana meminta pembangunan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memperhatikan kualitas serta kondisi di lapangan.

Menurut Aang, batas maksimal pekerjaan adalah 120 hari kerja sehingga seluruh pekerjaan diharapkan sudah rampung paling lambat 28 Desember 2026.

Ia juga meminta pemerintah mengantisipasi kemungkinan hujan yang dapat memengaruhi pekerjaan pembangunan jembatan.

Baca Juga: Komponen 96 Kritik Kinerja Pemkot Tasikmalaya, DPRD Disorot soal Fungsi Pengawasan

Selain itu, masyarakat sekitar diharapkan tidak hanya menjadi penonton. Aang mendorong agar tenaga kerja lokal dapat dilibatkan sepanjang sesuai kebutuhan dan ketentuan pekerjaan.

"Sosialisasi terhadap semua lapisan masyarakat yang terdampak, harus benar-benar diperhatikan," katanya.

Ia berharap pembangunan SOR Mangunreja nantinya bukan sekadar menghadirkan fasilitas olahraga, tetapi juga memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan kelanjutan pembangunan tersebut, Kabupaten Tasikmalaya diarahkan memiliki fasilitas olahraga yang representatif dan diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu ikon daerah sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X