Peningkatan jumlah pasien juga terlihat dari keterisian tempat tidur yang terus bertambah. Menurut Asep, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya pemanfaatan layanan RSUD Dewi Sartika Tasikmalaya.
"Dilihat dari jumlah pasien yang terus bertambah, juga dari tagihan BPJS yang masuk, bisa terlihat Casplow RSUD Dewi Sartika terus meningkat. Sekarang setiap minggunya tidak pernah ada ruangan yang kosong," jelas Asep.
Walaupun fasilitas dan jumlah pasien terus berkembang, pihak rumah sakit masih perlu melakukan sejumlah pembenahan. Asep menyebut terdapat bagian ruangan yang mengalami kebocoran dan telah dibicarakan dengan manajemen agar segera diperbaiki.
"Seperti ada ruangan yang sedikit bocor, kita sudah bicarakan dengan pihak manajemen untuk bisa secepatnya dilakukan perbaikan," katanya.
Selain perbaikan bangunan, penambahan alat kesehatan juga diperlukan seiring bertambahnya jumlah pasien. Kelengkapan peralatan menjadi salah satu aspek yang terus dievaluasi agar pelayanan medis dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
Program kesehatan gratis Pemprov Jabar sendiri ditujukan bagi warga yang pengobatannya tidak ditanggung BPJS Kesehatan maupun asuransi atau jaminan kesehatan lainnya. Dalam skema tersebut, pasien dapat memperoleh pembiayaan layanan setara kelas 3 BPJS di rumah sakit yang telah bekerja sama.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menyebut terdapat 86 rumah sakit di Jawa Barat dan Jakarta yang masuk dalam jaringan kerja sama kesehatan tersebut. Jumlah itu terdiri dari tujuh rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 79 rumah sakit rujukan lainnya.
Rumah sakit yang tergabung mencakup RSUD milik pemerintah kabupaten dan kota, rumah sakit rujukan nasional di Bandung dan Jakarta, serta rumah sakit swasta. RSUD Dewi Sartika Tasikmalaya menjadi salah satu fasilitas kesehatan daerah yang disiapkan untuk mendukung pelayanan bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan pembiayaan kesehatan.***
Artikel Terkait
Priangan Bamboo Fest 2026 Jadi Upaya Viman Alfarizi Ramadhan Perkuat Tasik Pelak dan UMKM Kota Tasikmalaya
Pengurus DPC PKB Kota Tasikmalaya Periode 2026-2031 Dikukuhkan, Oleh Soleh Tekankan Pengabdian untuk Rakyat
Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya, Kemiskinan Turun Jadi 9,34 Persen dan TPID Award 2026 Kembali Dipertahankan
Demo Refleksi 25 Tahun Kota Tasikmalaya Ricuh, Massa Duduki Ruang Bale Kota dan Pemkot Siapkan Pertemuan Pekan Depan
Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya 2026 Dituding Cacat Administrasi, Mohamad Abdul Karim Pilih Bungkam
Jumat Bersih Sasar Dadaha hingga Pasar Cikurubuk, Pemkot Perkuat Tasik Nyaman pada HUT ke-25 Kota Tasikmalaya