Sementara itu, pimpinan Pontren Muara, Kyai Hayat menjelaskan hidup di lingkungan pesantren memang sangat ramai dan saling menyatu dengan yang lainnya.
Disebutkan, tidak sederhana dalam mengelola dan memelihara apapun di pesantren, termasuk dalam ranah kebersihan dan kesehatan.
"Kami sangat bahagia dengan ikhtiar yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa KKN T UNIK Cipasung yang bekerja sama dengan staf Puskesmas Kecamatan Cipatujah ini," kata Kyai Hayat.
Salah seorang anggota kelompok KKN T UNIK Cipasung, Ajeng Triani menyebutkan, melalui kegiatan penyuluhan ini menjadi salah satu usaha untuk menyegarkan batin para santri khususnya di Desa Bantarkalong.
Baca Juga: Ketentuan dan Niat Membayar Fidyah untuk Mengganti Puasa Ramadhan
Menurut dia, setelah melalui fase pelik di beberapa tahun ke belakang, sebagian besar orang tak terkecuali elemen pondok pesantren yang menutup serta membatasi diri akibat pandemi.
Wajar dalam sebagian dunia pesantren saat ini, masih tergambar traumatik jika dihadapkan dengan perkara medis.
"Maka pasca pandemi ini kita jadikan momentum untuk lebih bisa memelihara kesehatan diri, jiwa atau mental bersama," ujar Ajeng Triani.
Baca Juga: Qadha Puasa Ramadhan: Waktu Pelaksanaan dan Niat
Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan edukatif seperti penyuluhan kesehatan ini harus terus dilakukan dan konsisten.
Hal itu terang dia, agar bisa mengurai sedikit demi sedikit rasa takut dari dampak buruk pandemi yang pernah dialami masyarakat.” kata Ajeng.***
Artikel Terkait
Kalender Kesehatan Februari 2023, Ini Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Bidang Kesehatan. Cek!
Reses DPRD Jawa Barat, Sugianto Nangolah Serap Permasalahan Kesehatan, UMKM dan Sistem Zonasi Pendidikan
Generasi Muda Terjebak Pergaulan Bebas? Ini Yang Dilakukan Mahasiswa Kelompok KKNT UNIK Cipasung
Peringatan Hari Besar Bidang Kesehatan Maret 2023, Ada Perayaan Hari Wanita Sedunia, Cek Lainnya
Kalender Kesehatan Maret 2023, Upaya Menjaga Kesehatan dan Menumbuhkan Kesadaran Nasional dan Internasional