Permasalahan riil itu sambung dia, antara lain banyaknya ruas-ruas jalan yang rusak serta pembangunan sektor lainnya yang tidak kalah penting bagi masyarakat, yang tidak dapat terlaksana.
"Banyaknya ruas jalan yang rusak itu, jelas tidak bisa diperbaiki dari pendapatan daerah yang ada saat ini," ucap Ade.
Baca Juga: Terkait KKS Jabar Hanya 18 Kota/Kabupaten Yang Lolos ODF
Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya ini menegaskan, ruang gerak pemerintah daerah untuk menjawab permasalahan masyarakat melalui pemanfaatan anggaran yang berasal dari pusat, kini kian sempit.
Kondisi tersebut, ujar dia, diperuncing dengan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat yang belum pulih dan diperburuk lagi dengan tingginya tekanan inflasi daerah.
"Cukup alasan bagi kita hari ini untuk bahu membahu berikhtiar/silih rojong, silih asah, silih asih, silih asuh, nyaah ka sasama, disertai upaya kita untuk lebih meningkatkan kesabaran, keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt," katanya.
Baca Juga: 4 Cara Simpel Menikmati Buah Delima yang Menyenangkan dan Dapatkan Khasiat Luar Biasa
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berharap, melalui peringatan Nuzulul Quran dapat mempererat silaturahmi seperti yang diajarkan dalam agama.
"Kita telah dituntut untuk lebih peka dan lebih peduli terhadap lingkungan sosial terdekat, yaitu tetangga. Hal itu selaras dengan kandungan Al Quran surat An-Nisa ayat 36," kata Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto.
Dengan lebih memperhatikan tetangga dan lingkungan, ucap dia, insyaallah beberapa permasalahan akan dapat diatasi secara lebih baik.***
Artikel Terkait
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Hadiri Kegiatan Bersama Tim Verifikasi P2WKSS Tingkat Provinsi Jawa Barat
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Pastikan Pangan Tak Langka Selama Ramadhan
Muliakan Sang Qari Dan Hafidz, Ketua DPRD Hadiahkan Umroh Begitu Juga Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto
BAZNAS RI Berikan Penghargaan Kepada Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, Ini Alasannya
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Serahkan SK Kenaikan Pangkat PNS dan Purna Bakti