Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Agun Gunanjar, menyatakan bahwa kelompok tani yang menerima bantuan ini harus mampu mengelola bantuan tersebut dengan baik untuk mengantisipasi krisis pangan di Kabupaten Ciamis.
"Walaupun Ciamis tidak berada dalam situasi krisis pangan, kita harus melakukan antisipasi sejak dini," ujarnya.
Baca Juga: Kembali Raih Penghargaan BPK RI, Pemkab Ciamis Sukses Pertahankan Opini WTP 10 Kali Berturut-turut
Agun menjelaskan alasan mengapa Ciamis diberikan DAK dalam sektor Pertanian, karena sektor pertanian merupakan penopang utama dalam mengantisipasi krisis pangan dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Ciamis.
"Sementara daerah lain mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor kelapa sawit dan minyak bumi, Ciamis hanya memiliki sektor pertanian," katanya.
"Oleh karena itu, kita harus mengantisipasi dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian," terangnya.***
Artikel Terkait
Ribuan Pedagang Kerupuk Bersatu Dalam PPKSI, Potensi Ekonomi dan Sosial untuk Masyarakat Kabupaten Ciamis
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023 Tingkat Kabupaten Ciamis, Sekaligus Hari Otonomi Daerah Ke-27
Wakil Bupati Ciamis Siap Dukung Kirab Panji dan Mahkota Binokasih, Simbol Persaudaraan Ciamis dan Sumedang
Wakil Bupati Ciamis Targetkan Angka Prevalensi Stunting di Kabupaten Ciamis Turun 14 Persen di Tahun 2024
Resmi Buka Kejuaraan Silat Terbuka Antar Perguruan Tatar Galuh Open 2023, Begini Pesan Wakil Bupati Ciamis