Meski demikian, Tim Surveilans Dinkes Kabupaten Garut terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kasus keracunan yang diduga berasal dari makanan sate jebred ini.
dr. Leli didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, mengatakan bagi masyarakat yang mengalami gejala keracunan agar segera mendapatkan pemeriksaan.
"Bagi masyarakat yang mengalami gejala keracunan seperti diare, mual, muntah, hingga demam, segera mengakses fasilitas pelayanan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.***