Meski demikian, Tim Surveilans Dinkes Kabupaten Garut terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kasus keracunan yang diduga berasal dari makanan sate jebred ini.
dr. Leli didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Asep Surachman, mengatakan bagi masyarakat yang mengalami gejala keracunan agar segera mendapatkan pemeriksaan.
"Bagi masyarakat yang mengalami gejala keracunan seperti diare, mual, muntah, hingga demam, segera mengakses fasilitas pelayanan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.***
Artikel Terkait
Wakil Bupati Garut Memimpin Rapat Evaluasi: Solusi Permanen Hadapi Kekeringan yang Melanda Kabupaten Garut
Program Kemanusiaan Pemkab Garut, Wakil Bupati Garut: Bantuan 100 Ton Beras Terhadap Masyarakat Miskin Ekstrem
Dari Garut ke New York, Kisah Inspiratif Garut Kulit di Dunia Fashion Internasiona Berkat Tas Bermotif Komodo
Kabupaten Garut di Panggung Internasional, Bupati Garut Hadir di Lineapelle The International Leather Fair
ATR/BPN Kabupaten Garut Sukses Program PTSL, Bupati Bupati Garut Beri Penghargaan Pada Peringatan HANTARU 2023
Pasanggiri Mojang Jajaka 2023, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Menjadi Bagian Dari Keindahan Kabupaten Garut