"Garut memiliki Sumber Daya Manusia yang cukup baik, sehingga saya yakin penyelesaiannya akan lebih cepat dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya," harapnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Garut, Asep Surachman, menyambut baik inisiatif ini.
Kabupaten Garut saat ini menghadapi potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dari penyakit Difteri, Pertusis, dan Campak.
Dokumen ini diharapkan dapat memberikan arahan yang lebih terarah dalam penanganan kasus-kasus kesehatan masyarakat di masa mendatang.
"Hari ini kami mengundang berbagai sektor untuk bersama-sama menyusun rencana kontijensi terkait dengan kedaruratan kesehatan masyarakat," tandasnya.***