Selain itu, efisiensi anggaran juga menjadi sorotan. Pengelolaan APBD diharapkan dapat lebih tepat sasaran, dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan memprioritaskan program pembangunan.
“Efisiensi anggaran harus menjadi fokus, sehingga dana yang ada benar-benar digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah,” tegas Budi.
Ia juga mendorong Bapenda untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya wajib pajak, agar lebih memahami pentingnya membayar pajak demi pembangunan daerah.
Peningkatan pemahaman ini diharapkan mampu meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak.
Di akhir sambutannya, Budi Waluya mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah.
“Jika potensi pajak dapat dikelola dengan baik, pembangunan di Kabupaten Ciamis akan berjalan lebih maksimal,” tutupnya.***