“Variasi menu menjadi prioritas, yang penting tetap bergizi dan sehat,” tambah Pramono.
Program Lain: Taman Dibuka 24 Jam dan Relokasi Kampung Susun Bayam
Di luar program sarapan gratis, Pramono-Rano juga berkomitmen membuka taman publik di Jakarta selama 24 jam. Tujuannya adalah menciptakan ruang interaksi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Relokasi warga Kampung Susun Bayam menjadi perhatian lain yang akan ditangani. Chico menegaskan, program ini bertujuan memastikan warga mendapatkan tempat tinggal layak.
“Janji untuk Kampung Susun Bayam adalah bagian dari prioritas kami. Mas Pram ingin memastikan semua terealisasi,” ujarnya.
Manfaat tambahan untuk pemegang KJP juga termasuk akses gratis ke tempat wisata, yang dianggap penting untuk mendukung pendidikan dan rekreasi pelajar.
Dukungan Pemprov DKI Jakarta
Chico menambahkan, Pemprov Jakarta mendukung penuh program-program yang diusulkan tim transisi.
“Program-program ini realistis, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan sejalan dengan anggaran daerah,” jelasnya.
Harmoni dengan Program Pemerintah Pusat
Meskipun memiliki fokus yang berbeda, Pramono-Rano berencana menyinergikan program sarapan gratis ini dengan program makan bergizi gratis dari pemerintah pusat.
Baca Juga: Fenomena Banjir Rob dan Ironi Proyek Tanggul yang Mangkrak Sejak 2014 di Jakarta Utara
“Keduanya akan saling melengkapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Pramono.