Fenomena Banjir Rob dan Ironi Proyek Tanggul yang Mangkrak Sejak 2014 di Jakarta Utara

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 19 Desember 2024 | 07:26 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi sebut proyek pembangunan tanggul yang belum rampung jadi penyebab banjir rob. Simak ulasan selengkapnya.   (Dok. Pemprov DKI Jakarta)
Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi sebut proyek pembangunan tanggul yang belum rampung jadi penyebab banjir rob. Simak ulasan selengkapnya. (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

 

 

Mediapriangan.com - Wilayah pesisir Jakarta Utara kembali dilanda banjir rob pada Senin, 17 Desember 2024.

Peringatan dini dari BMKG terkait fenomena pasang maksimum air laut, yang berpotensi memicu banjir rob pada 11–20 Desember 2024, terbukti akurat.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menyoroti bahwa banjir rob disebabkan oleh belum rampungnya pembangunan tanggul pantai yang seharusnya menjadi perlindungan utama.

Teguh menegaskan, “Area yang belum memiliki tanggul pantai menjadi wilayah yang paling terdampak rob.”

Baca Juga: 3 Fakta Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi Indonesia, Terbaru Harvey Moeis Klaim Tak Nikmati Uang Korupsi Rp300 Triliun

Proyek Tanggul Pantai yang Mangkrak Sejak 2014

Proyek tanggul sepanjang 39 kilometer ini direncanakan sejak era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui program NCICD.

Namun, hingga kini, sekitar 16,1 kilometer tanggul belum terealisasi. Menurut Teguh, proyek ini membutuhkan sinergi antara Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Pemprov DKI Jakarta untuk diselesaikan secara bertahap.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhammad Lefy, menekankan pentingnya percepatan pembangunan. “Proyek ini harus segera selesai agar manfaatnya bisa dirasakan warga pesisir,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Kata Erick Thohir Soal Naturalisasi Emil Audero hingga Perbandingan Market Value dengan Maarten Paes!

Wilayah Terdampak Banjir Rob

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 13 RT di wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu terendam banjir dengan ketinggian genangan bervariasi:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X