Perlawanan Terakhir Sandy
Meski terluka, Sandy sempat berusaha melawan dan menangkis serangan Nanang.
Namun, Nanang tidak berhenti dan terus menyerang dengan pisau, kali ini menyasar bagian pelipis kiri, dada, serta leher kiri Sandy.
“Tersangka tetap berusaha melukai korban dengan cara menusuk ke pelipis, dada, dan leher kiri korban,” lanjut Wira.
Pisau Dapur dari Kandang Ayam Jadi Senjata
Nanang menggunakan pisau dapur untuk melukai Sandy. Barang bukti tersebut ditemukan polisi di sekitar tempat kejadian. Pisau ini diambil Nanang dari kandang ayam di samping rumahnya sebelum ia melancarkan aksinya.
“Pisau yang digunakan tersangka diambil dari kandang ayam di samping rumahnya,” ungkap Wira.
Motif: Tatapan Sinis dan Sakit Hati
Motif di balik pembunuhan ini pun terungkap. Nanang mengaku merasa direndahkan oleh Sandy karena tatapan sinis yang diberikan korban. Perasaan itu semakin memuncak ketika Sandy, menurut pengakuan Nanang, sempat meludah ke arahnya.
Baca Juga: KPK Resmi Tahan 2 Tersangka Dugaan Korupsi di Anak Perusahaan Telkom, Negara Rugi Rp280 Miliar
“Tersangka sakit hati karena merasa direndahkan oleh korban melalui tatapan sinis. Korban juga meludah ke arah pelaku, yang membuat pelaku semakin sakit hati,” kata Wira.
Kasus ini telah menjadi perhatian publik karena melibatkan sosok terkenal di dunia hiburan Indonesia. Polisi masih terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi tambahan untuk memperkuat kronologi dan motif pembunuhan.***