Di Distrik Binjiang, tempat sekolah tersebut berada, sebanyak 13 sekolah telah dipilih untuk menguji coba penggunaan meja-kursi lipat ini.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan siswa mendapatkan waktu istirahat yang memadai.
Baca Juga: Kembali Jadi Sorotan, Ini 4 Fakta Terkini Ujian Nasional 2026 dengan Konsep Baru dari Mendikdasmen
Menurut Li Haida, Kepala Departemen Pendidikan Distrik Beilun, lebih dari 10.000 set meja-kursi serbaguna telah disediakan di berbagai sekolah di wilayah tersebut.
Program serupa juga diterapkan di Sekolah Menengah No. 5 Guangzhou di Provinsi Guangdong, yang telah mendukung kebijakan tidur siang sejak lebih dari satu dekade lalu.
Siswa diajarkan untuk mengatur tikar tidur mereka secara mandiri, sehingga meningkatkan kesadaran akan manajemen diri.
Baca Juga: Cek Jadwal dan Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025, Wujudkan Impian Kuliah di Luar Negeri
Manfaat Tidur Siang: Bukti Ilmiah yang Mendukung
Penelitian menunjukkan bahwa tidur siang singkat, khususnya 20–30 menit, dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan suasana hati.
National Sleep Foundation merekomendasikan durasi ini sebagai waktu optimal untuk memulihkan energi tanpa menimbulkan rasa pusing setelah bangun.
Studi dari University of Delaware di China menemukan bahwa tidur siang selama 30–60 menit efektif meningkatkan fungsi neurokognitif remaja.
Siswa yang rutin tidur siang juga dilaporkan memiliki kualitas tidur malam yang lebih baik.
Selain itu, tidur siang dapat membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.
Namun, penting untuk memperhatikan waktu tidur siang agar tidak mengganggu pola tidur malam.