Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Garut, Kadar Lesmana, menyoroti peningkatan kasus jantung yang kini menyerang usia muda akibat pola makan tidak sehat dan gaya hidup kurang aktif.
Kadar menyarankan masyarakat rutin berolahraga ringan, seperti berjalan cepat selama 30 menit setiap hari, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan ke fasilitas terdekat.
Peringatan Hari Jantung Sedunia ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif warga Garut untuk lebih peduli pada kesehatan jantungnya dan mengurangi angka kasus di masa mendatang.***