Langkah ini, katanya, demi menjaga ketertiban dan memastikan kegiatan SPPG tidak terganggu.
“Tentu kami terbuka, namun tetap selektif dalam menerima kunjungan. Proses di dalam SPPG tidak boleh terganggu oleh aktivitas dari luar,” tegas Hida, Rabu 10 September 2025 lalu.
Program MBG Kembali Disorot
Kasus dugaan penganiayaan terhadap wartawan ini menambah daftar panjang polemik program MBG. Sebelumnya, ribuan siswa di berbagai daerah dilaporkan mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan program tersebut.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan ada makanan yang terkontaminasi bakteri, dipicu dapur tidak higienis dan bahan pangan tidak segar.
Kritik publik pun semakin deras, menilai program prioritas pemerintah itu belum siap secara infrastruktur maupun pengawasan keamanan pangan.
Kini, sorotan publik bukan hanya pada kualitas penyajian makanan MBG, tetapi juga pada jaminan keselamatan kerja jurnalis yang bertugas mengungkap fakta di lapangan.***