Pelaksanaan tes psikologi ini sambung Nana, melibatkan lembaga konsultan LIRA Psikologi Tasikmalaya, yang memiliki spesialisasi di bidang psikologi industri dan organisasi.
Psikolog Neni Solihat, P.Psi, M.Psi, dari LIRA Psikologi menjelaskan, psikotes bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi dan kondisi psikologis peserta.
“Kami melakukan asesmen menggunakan berbagai metode, seperti tes tulis, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), Leaderless Group Discussion (LGD), dan asesmen center,” jelas Neni.
Menurutnya, pemeriksaan psikologi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan, kepribadian, sikap kerja, potensi, serta area pengembangan setiap peserta. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan kecocokan kandidat dengan posisi direksi.
“Setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan visi yang berbeda, begitu juga para kandidat memiliki karakter dan potensi yang unik. Melalui asesmen psikologi, kita bisa memetakan dan menempatkan orang sesuai kapasitas dan minatnya agar kinerjanya optimal,” ujar Neni.***