Arip Rachman Ajak Warga Kabupaten Tasikmalaya Taat Pajak, Ungkap Alasan Pentingnya Awasi Pembangunan Daerah

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 20 Oktober 2025 | 13:11 WIB
Anggota DPRD Jabar Arip Rachman bertemu warga Desa Sukasenang di Halaman Kantor Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungajaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/10/2025). (D. Farhan Kamil)
Anggota DPRD Jabar Arip Rachman bertemu warga Desa Sukasenang di Halaman Kantor Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungajaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/10/2025). (D. Farhan Kamil)

 

Mediapriangan.com - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Arip Rachman melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Sukasenang, di Halaman Kantor Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungajaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Minggu (19/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, anggota legislatif menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Kesadaran Pajak dan Partisipasi Publik dalam Pengawasan Pembangunan Daerah

Pajak, menurutnya, bukan sekadar kewajiban warga negara, tetapi sumber utama pembiayaan berbagai program pemerintah yang kembali dinikmati masyarakat.

“Pajak itu ibarat darah bagi pembangunan. Tanpa pajak, pemerintah akan kesulitan membangun jalan, jembatan, sekolah, hingga layanan kesehatan. Karena itu, masyarakat perlu sadar bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk fasilitas publik,” ujar Arip.

Selain mengajak masyarakat taat pajak, pihaknya juga menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan terhadap penggunaan dana publik. Ia mendorong masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya program pemerintah agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Baca Juga: DPRD Jabar Tinjau Waduk Darma, Didi Sukardi Soroti Pengelolaan Aset Daerah agar Lebih Efisien dan Berdampak

“Kita ingin masyarakat tidak hanya jadi penonton, tetapi juga pengawas. Kalau ada pembangunan yang mangkrak, jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, atau bantuan yang tidak tepat sasaran, segera sampaikan kepada kami atau aparat desa,” tambahnya.

Masalah yang Masih Dihadapi

Meski kesadaran membayar pajak terus meningkat, sejumlah kendala masih dihadapi di lapangan. Di antaranya, rendahnya literasi pajak di pedesaan, minimnya pemahaman tentang manfaat pajak, serta masih adanya anggapan bahwa pajak hanya membebani masyarakat kecil.

Beberapa warga juga mengeluhkan kurangnya sosialisasi mengenai mekanisme pembayaran dan pemanfaatan pajak daerah.

Baca Juga: Kebijakan Pemprov Jabar Soal Hibah Pesantren Disorot Saat Reses H. Arip Rachman di Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X