“Diduga kecepatan, ngantuk atau dia mungkin lagi makai juga. Karena ada alat hisapnya di dalam,” jelas Heriansyah.
Hingga kini, petugas belum menemukan pengemudi maupun pihak lain yang diduga terlibat.
“Kita enggak menemukan lawannya, juga enggak menemukan korbannya,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan awal, anggota TNI dan Polri menemukan 34 bungkus plastik hitam berisi pil ekstasi, ditambah beberapa tas yang tercecer di sekitar lokasi kecelakaan.
Video amatir bahkan memperlihatkan enam tas berisi paket pil yang diduga berkaitan dengan jaringan narkoba lintas daerah.
Selain itu, sebuah lencana Polri terlihat dalam rekaman video, meski belum dipastikan apakah memiliki keterkaitan dengan pelaku atau Pengemudi hilang.
Hingga berita ini disusun, upaya pencarian Pengemudi Hilang masih diperluas ke berbagai titik di sekitar lokasi kecelakaan. Tidak ditemukan jejak darah, benturan, atau tanda-tanda korban kabur dalam kondisi luka berat.
Polisi juga terus menganalisis rekaman CCTV dari jalur masuk dan keluar tol untuk memetakan kemungkinan rute dan pergerakan kendaraan tersebut.
Penyelidikan kini mengarah pada dugaan bahwa mobil tersebut terhubung dengan jaringan narkoba skala besar.
Polisi menegaskan bahwa temuan ini membuka ruang penyelidikan lebih luas, baik terkait pergerakan pengemudi maupun distribusi ribuan pil ekstasi yang ditemukan di lokasi. ***