Mediapriangan.com - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya semakin memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Beberapa kali Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, turun langsung ke sejumlah dapur MBG melakukan monitoring menjelang mentari bersinar di pagi hari.
Seperti pada Rabu (19/11/2025), orang nomor dua di Kabupaten Tasikmalaya ini melakukan inspeksi mendadak ke dapur MBG di Burahol, Kecamatan Karangnunggal.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Jabar Hadirkan SOMEAH, Inovasi Layanan Humanis untuk Percepat Pelayanan Peserta
Berikutnya, pada Rabu (26/11/2025) pukul 04:00 politisi Partai Gerinda ini juga melakukan hal serupa di dapur umum MBG Kampung Babakan, Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.
"Ini cara kami memastikan program prioritas pemerintah pusat tersebut berjalan optimal. Tidak hanya melihat kondisi fasilitas, tetapi juga menelusuri seluruh rantai proses, mulai dari pengolahan makanan, kebersihan dapur, kualitas bahan pangan hingga mekanisme distribusi bagi warga penerima manfaat," kata Asep Sopari, Kamis (27/11/2025).
Ia memastikan, sejauh ini makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi, kebersihan, dan distribusi yang tepat sasaran.
“Kami terus mengapresiasi para pengelola dan relawan dapur MBG. Ini program besar dan strategis dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat, yang harus kita kawal bersama," ujar Asep Sopari.
Menurutnya, MBG adalah salah satu senjata utama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mempercepat penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan besar daerah.
"Karena itu, setiap porsi makanan harus disajikan dengan standar tinggi demi mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat," tutur Asep.
Baca Juga: Di Balik Angka 3,8 Juta Anak Tidak Sekolah, Pemkab Tasikmalaya Bergerak Selamatkan Masa Depan Mereka
Ia menambahkan, monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengolahan makanan berjalan sesuai SOP, mulai dari kebersihan hingga kandungan gizinya.
“Seluruh proses harus memenuhi standar kebersihan. Dapur yang bersih bukan hanya menjamin keamanan pangan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesehatan masyarakat penerima manfaat,” tegas Asep.