Ia menekankan, MBG bukan sekadar menyajikan makanan gratis, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat khususnya di Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: DPRD Sebut, Kebijakan Parkir No Karcis, No Bayar Hanya Kosmetik Tanpa Substansi
Karena itu, standar gizi wajib dijaga. Setiap hidangan harus memiliki kandungan nutrisi yang seimbang, bukan sekadar mengenyangkan.
Wabup mendorong kolaborasi kuat antara pemerintah desa, kader kesehatan, pengelola dapur, dan masyarakat. Keberlanjutan program bergantung pada kerja sama semua pihak.
"Program ini harus berjalan baik, berkualitas, dan berkelanjutan. Kita harus memastikan tidak ada warga yang luput dari akses gizi yang memadai,” ucapnya.
Baca Juga: DPRD Bongkar Ketidaksiapan Kebijakan 'No Karcis, No Bayar' di Kota Tasikmalaya
Wabup juga kembali mengingatkan pentingnya disiplin menjalankan SOP dapur MBG.
“Kita harus memastikan setiap dapur MBG melaksanakan SOP, sehingga tujuan mulia tercapai dan menghindari risiko yang timbul,” ucap Asep menegaskan.
Dengan pengawasan yang ketat dan konsisten, pihaknya berharap, kualitas pelaksanaan MBG terus meningkat, mulai dari kebersihan dapur, kualitas bahan pangan, ketepatan waktu distribusi, hingga dampak langsungnya pada perbaikan gizi masyarakat.
"Program ini menjadi tulang punggung upaya daerah dalam membangun generasi sehat dan bebas stunting," kata Asep Sopari Al Ayubi.***
Artikel Terkait
Bupati Cecep Nurul Yakin Janji Perbaiki Jalan di Hadapan 3.037 Kader Penggerak NU Kabupaten Tasikmalaya
DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dukung Reaktivasi Stasiun Rajapolah, Asal Sesuai Kajian dan Ramah Lingkungan
Linmas Terancam Tanpa Insentif, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sebut Belanja Protokol Masih Miliaran
Kontribusi Besar Kabupaten Tasikmalaya untuk Jawa Barat Jadi Provinsi Terbaik Turunkan Stunting
22 Perkara Inkrah, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Musnahkan Barang Bukti
LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya Jadi Narasumber Utama Sosialisasi Paralegal Pemdes 2025
Dokter Vaskular RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya Edukasi Warga Terkait Luka Kaki Menghitam
Cegah Konflik Rumah Tangga, KUA Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya Gelar Binwin PraNikah
Wacana Stiker Keluarga Miskin Picu Polemik, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Tegaskan Belum Ada Aturan Pemasangan
Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Tekankan Urgensi Penanganan Anak Putus Sekolah dalam Bimtek ATS