Mediapriangan.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru terkait Tragedi Banjir Bandang Sumatera yang melanda Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Hingga Sabtu, 29 November 2025 pukul 18.30 WIB, jumlah korban jiwa Tragedi Banjir Bandang Sumatera tercatat mencapai 303 orang, berdasarkan laporan resmi Kepala BNPB, Suharyanto.
Suharyanto menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa terbanyak berasal dari Sumut, menyusul dampak banjir bandang dan longsor yang meluas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Wali Kota Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir hingga 11 Desember, Isu Kelangkaan BBM Muncul
"Saya akan uraikan dari Sumut, korban jiwa yang kemarin 116 korban jiwa, sekarang menjadi 166 jiwa meninggal dunia," tutur Suharyanto.
"Kemudian 143 jiwa yang masih hilang," sambungnya.
Angka tersebut menunjukkan eskalasi signifikan dari temuan sebelumnya, seiring pencarian yang terus dilakukan oleh petugas gabungan di berbagai lokasi terdampak.
47 Korban Jiwa di Aceh
Salah satu daerah yang juga terdampak parah adalah Aceh. BNPB memastikan bahwa jumlah korban jiwa akibat bencana yang dipicu cuaca ekstrem di provinsi tersebut telah mencapai 47 orang.
Baca Juga: Ciamis Borong 4 Penghargaan Nasional dalam Sehari, Bukti Lompatan Kinerja dan Transformasi Daerah
"Aceh kondisinya per sekarang ada penambahan korban," terang Suharyanto.
"Untuk pertama korban jiwa ada 47, 51 masih hilang, dan delapan luka-luka," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa proses pencarian masih berlangsung dan kemungkinan data akan terus berubah karena laporan terbaru dari lapangan terus masuk.
Sumbar Laporkan 90 Korban Jiwa, 85 Warga Masih Hilang