Rombongan wisatawan Surabaya menyatakan akan menempuh jalur hukum atas dugaan pemalakan ini. Namun, BS justru menanggapi dengan sikap menantang.
“Silakan laporkan, saya tidak takut,” ujarnya.
Demi menjaga keselamatan dan kondisi psikologis wisatawan Surabaya, rombongan akhirnya menyerahkan uang tersebut agar dapat meninggalkan Bangsring Underwater Banyuwangi.
Ketua Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi, Abdul Aziz, menyayangkan terjadinya dugaan pemalakan tersebut. Menurutnya, kejadian seperti ini dapat merusak citra Bangsring Underwater Banyuwangi dan pariwisata daerah, terutama menjelang musim libur.
“Siapapun pelakunya harus ditertibkan karena kejadian seperti itu sudah pernah terjadi dan terduga pelaku pernah ditindak,” tukas Aziz.***